Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Update Liga Champions: Tiga Fakta di Balik Kemenangan Real Madrid atas Manchester City

Galih Prasetyo • Kamis, 12 Maret 2026 | 07:28 WIB

Pemain Manchester City Tijjani Reijnders berduel dengan bek Real Madrid Antonio Rudiger Kamis (12/3) dini hari. (Instagram Manchester City)
Pemain Manchester City Tijjani Reijnders berduel dengan bek Real Madrid Antonio Rudiger Kamis (12/3) dini hari. (Instagram Manchester City)

MALANG - Laga Liga Champions babak 16 besar antara Real Madrid melawan Manchester City di Stadion Santiago Bernabeu berjalan antiklimaks untuk tim tamu. Tiga gol bersarang ke gawang The Citizens tanpa balas. Federico Valverde jadi aktor kemenangan tim lewat hattrick ke gawang Gianluigi Donnarumma.

Hasil tersebut menjadi modal bagus Real Madrid menatap laga leg kedua Liga Champions babak 16 besar. Manchester City butuh mencetak empat gol untuk lolos. Sedangkan Los Blancos asal tidak kalah dengan margin lebih dari dua gol pasti melaju ke babak selanjutnya.

Pertandingan leg kedua Liga Champions antara Real Madrid melawan Manchester City akan berlangsung pada 18 Maret. Berlangsung di Etihad Stadium.

Hasil pertandingan spektakuler Real Madrid itu menyimpan beberapa fakta menarik. Berikut perinciannya:

1. Real Madrid Catat Kemenangan Clean Sheet Pertama saat Melawan Manchester City sejak musim 2016/2017

Dalam beberapa tahun terakhir Real Madrid dan Manchester City selalu saling berbalas gol saat berhadapan. Pada Liga Champions 2024/2025 misalnya, laga leg pertama skor laga 2-3 untuk kemenangan Real Madrid. Sedangkan pada leg kedua 3-1 untuk kemenangan Real Madrid.

Terakhir kali Real Madrid nirbobol saat melawan Manchester City terjadi pada pertemuan di babak semifinal Liga Champions 2016/2017. Saat itu Los Blancos masih diperkuat trio BBC (Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, dan Karim Benzema). Skor laga 1-0 untuk Real Madrid.

2. Federico Valverde akhiri puasa gol di Liga Champions musim ini.

Sebelum melawan Manchester City kran gol Federico Valverde saat bermain di Liga Champions mampet. Pemain asal Uruguay itu kesulitan membobol gawang lawan. Total dalam sembilan laga beruntun, puasa gol.

Selama tidak mencetak gol, dia menyumbang empat assist. Dua saat melawan AS Monaco dan dua saat melawan Benfica dalam pertandingan Liga Champions babak gugur sebelumnya. Hattrick itu juga jadi pertama untuknya.

3. Pelatih Real Madrid berani mainkan pemain U-20

Nakhoda Real Madrid Alvaro Arbeloa tidak takut 'berjudi' dalam menentukan komposisi pemain yang berlaga dalam laga Liga Champions melawan Manchester City. Mantan pemain Liverpool itu berani menurunkan pemain muda. Dua di antaranya baru berusia di bawah 20 tahun.

Sosok tersebut adalah Thiago Pitarch dan Franco Mastantuono. Thiago tampil sejak menit awal pertandingan Liga Champions. Sedangkan Mastantuono masuk pada babak kedua. Bersama Manuel Ángel, Federico Valverde, dan Dani Carvajal, Thiago jadi pemain La Fabrica alias Akademi Real Madrid yang tampil di laga Liga Champions lawan Manchester City. (gp)

Editor : Aditya Novrian
#liga champions #real madrid #Mancheser City