MALANG KOTA, RADAR MALANG - Sejumlah fasilitas olahraga di Kota Malang tetap ramai selama Ramadan. Aktivitas gym dan olahraga indoor menjadi pilihan warga untuk menjaga kebugaran, meski harus menyesuaikan waktu berolahraga.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Baihaqi menyampaikan, minat masyarakat terhadap olahraga tidak menurun selama bulan puasa. Justru, olahraga dalam ruangan seperti gym menjadi favorit karena dinilai lebih nyaman di tengah cuaca yang tidak menentu.
“Gym selain indoor, juga banyak yang sudah ber-AC, sehingga dianggap lebih aman saat cuaca ekstrem,” ujarnya.
Selain gym, olahraga padel juga mulai digemari masyarakat. Dalam beberapa waktu terakhir, lapangan padel bermunculan di Kota Malang. Kehadiran fasilitas tersebut dinilai menjawab kebutuhan warga yang ingin mencoba alternatif olahraga baru.
“Seperti tenis, padel juga mulai banyak peminatnya,” imbuh Baihaqi.
Di sisi lain, olahraga luar ruangan seperti lari dan bersepeda tetap diminati. Sejumlah titik di pusat kota menjadi lokasi favorit, seperti kawasan Kajoetangan Heritage hingga Jalan Ijen. Pada waktu tertentu, terutama sore hari, kawasan tersebut cukup ramai oleh warga yang beraktivitas fisik.
Baca Juga: Tiga Gym Khusus Wanita di Malang yang Nyaman untuk Latihan yang Lebih Aman dan Bebas
Menurut Baihaqi, tren ini turut didukung oleh tumbuhnya komunitas olahraga di masyarakat. Komunitas lari maupun bersepeda dinilai berperan dalam mendorong gaya hidup sehat, khususnya di kalangan pemuda.
“Saat ini banyak komunitas lari dan bersepeda. Ini tentu positif karena masyarakat lebih memperhatikan aktivitas yang sehat,” katanya.
Pemkot Malang juga menyediakan berbagai fasilitas olahraga untuk mendukung aktivitas warga, seperti lapangan di Stadion Gajayana dan fasilitas gym di Malang Creative Center. Untuk mengaksesnya, masyarakat dapat memanfaatkan layanan e-simbah guna mengetahui jadwal penggunaan dan tarif.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Tempat Gym di Kota Malang untuk Kamu yang Kebingungan Menentukan Tempat Gym
Dengan berbagai pilihan tersebut, aktivitas olahraga selama Ramadan tetap berjalan. Warga hanya menyesuaikan waktu dan jenis olahraga agar tetap bisa menjaga kebugaran di tengah ibadah puasa. (adk/adn)
Editor : A. Nugroho