MALANG KOTA, RADAR MALANG - Bulan puasa mengubah kebiasaan olahraga warga Kota Malang. Di Mbois Gym, Malang Creative Center, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, jumlah pengunjung pada pagi dan siang hari menurun drastis, sementara sore jelang berbuka dan malam tetap ramai.
Sejak dibuka pada 10 Mei 2025, Mbois Gym telah menarik sekitar 2 ribu orang sebagai member, dengan total member aktif mencapai seribu orang. Pada hari biasa, rata-rata pengunjung mencapai 200 orang. Namun, saat Ramadan, jumlah ini menurun menjadi 120 orang weekday dan 60 orang akhir pekan. Mayoritas pengunjung berada di usia 25–40 tahun, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Malang dan mahasiswa.
“Waktu puasa, pengunjung paling ramai sore menjelang berbuka dan malam hari,” ujar Permana, admin Mbois Gym. Alat yang paling sering digunakan adalah treadmill untuk kardio, serta beberapa alat angkat beban seperti kettler bike, leg press, deadlift bar, dan shoulder press.
Meski fasilitas dasar sudah tersedia, pengelola mengakui ada keterbatasan anggaran. Beberapa peralatan perlu perbaikan, dan pengembangan lebih lanjut masih menunggu peluang kerja sama dengan pihak ketiga dan regulasi dari pemerintah kota.
Salah satu member, Cintya, mahasiswa semester 4, menilai fasilitas yang ada cukup memadai meski masih bisa ditingkatkan. “Kalau ada alat baru, mungkin lebih nyaman, tapi yang sekarang juga sudah bisa dipakai,” ujarnya.
Baca Juga: Tiga Gym Khusus Wanita di Malang yang Nyaman untuk Latihan yang Lebih Aman dan Bebas
Data kunjungan selama Ramadan ini menunjukkan pola olahraga warga bergeser, dengan waktu sore dan malam menjadi puncak aktivitas. Temuan ini bisa menjadi pertimbangan pengelola dalam menyesuaikan jam operasional maupun perencanaan fasilitas di Mbois Gym ke depan. (aff/adn)
Editor : A. Nugroho