MALANG KOTA-RADAR MALANG- Penggawa Arema FC menolak merasa inferior saat melawan Malut United pekan depan. Anak asuh Marco Santos percaya diri, tim tetap tampil kompetitif saat harus bermain dengan kondisi tim pincang. Kehilangan lima pemain asing akibat akumulasi kartu kuning dan sanksi kartu merah.
Dalberto Luan Belo, Matheus Blade, dan Pablo Oliveira tak bisa berlaga akibat sanksi kartu merah. Sedangkan Joel Vinicius dan Betinho Filho jalani sanksi kartu kuning.
Kehilangan lima pemain asing pilar baru dirasakan musim ini. Sebelumnya, pemain Singo Edan terbanyak absen berlaga akibat hukuman itu hanya dua pemain saja.
Gelandang Arema FC Julian Guevara percaya timnya mampu mengatasi situasi sulit tersebut. Menurutnya, pemain lokal bisa bermain sama baiknya dengan penggawa asing. ”Kedalaman pemain kami sangat bagus, saya yakin tim ini tetap bermain dengan maksimal,” tandasnya.
Dia mencontohkan bagaimana Arkhan Fikri, Hansamu Yama, Rio Fahmi, Salim Tuharea, Iksan Lestaluhu, dan kiper Adi Satryo jadi aktor kemenangan Singo Edan. Mereka mampu berkontribusi lewat gol dan assist.
Berikut penggawa lokal Singo Edan yang siap untuk unjuk gigi menggantikan pemain yang absen. Anwar Rifai, Hansamu Yama, Arkhan Fikri, Jayus Hariono, Samuel Balinsa, Aswin, Salim Tuharea, Dwiki Mardiyanto, Fikri Arjidan, Dedik Setiawan, Razzaa Fachrezi. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo