MALANG KOTA, RADAR MALANG - Target manajemen Arema FC tidak berubah meski kehilangan sejumlah pemain pilar sebelum kompetisi selesai. Pihak klub percaya diri, penggawa tim yang tersedia mampu membuat Arema FC bersaing ke papan atas klasemen. Target Singo Edan musim ini finish posisi lima besar.
General Arema FC Yusrinal Fitriandi tidak menampik, kondisi timnya saat ini kurang menguntungkan. Itu karena, ada saja pemain yang mengalami problem kaki saat performa tim sedang bagus. Pada putaran kedua, Center Back Walisson Maiai harus menepi lama akibat problem di tulang fibula.
Situasi itu mengakibatkan komposisi skuad menjadi tereduksi. Terpaksa tampil pincang saat jalani laga big match. Termasuk saat lawan Malut United pekan depan, itu menyusul sejumlah pemain juga terkena akumulasi kartu kuning dan sanksi kartu merah.
Sebagai informasi, Maia menjadi pemain Singo Edan ketiga yang dipastikan mengakhiri musim lebih awal. Sebelumnya, Achmad Maulana mengalami problem lutut. Setelah eks pemain Persija Jakarta itu, Luiz Gustavo mengalami cedera yang membuat absen lama.
”Kami masih (selalu) percaya diri tampil kompetitif di sisa laga putaran kedua ini,” ungkap pria yang akrab disapa Inal tersebut. Menurutnya, komposisi skuad saat ini memiliki kualitas individu yang bagus. Mereka juga cepat beradaptasi dengan berbagai skema yang diusung Marcos Santos.
Selain itu, Inal melihat penggawa yang didatangkan saat paro musim memberikan kontribusi signifikan bagi Arema FC. Baik berupa statistik bertahan maupun gol dan assist. Karena itu, manajemen melihat target masuk posisi lima besar masih realistis.
”Tim ini sudah mengalami progres lebih besar dibandingkan putaran pertama, tinggal bagaimana menjaga pemain yang ada tetap fit,” ujar Inal. Menurutnya, tantangan besar sampai akhir musim nanti adalah menjaga kebugaran pemain sekaligus mempertahankan hasil positif. Jika kedua aspek tersebut tercapai, bukan sebuah hal mustahil Arema FC finish di papan atas klasemen. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo