MALANG, RADAR MALANG – Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akhirnya menjatuhkan sanksi kepada Arema FC usai insiden kartu merah dalam laga terakhir. Tiga pemain Singo Edan, yakni Dalberto Luan Belo, Pablo Oliveira, dan Matheus Blade, tidak hanya terkena larangan bermain, tetapi juga berimbas pada denda klub.
Berdasarkan hasil sidang Komdis pada 14 Maret, Arema FC dinyatakan melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2025. Tiga pemain yang menerima kartu merah dinilai melakukan pelanggaran disiplin dalam pertandingan tersebut.
Baca Juga: Jelang Laga Melawan Malut United, Pelatih Arema FC Marcos Santos Terima Kabar Baik dari Tim Medis
Tim Arema FC harus dikenakan sanksi denda sebesar Rp 60.000.000. Akibatnya, Dalberto, Pablo, dan Blade dipastikan absen saat Arema FC menghadapi Malut United FC pada Jumat (3/4). Selain skorsing satu pertandingan, ketiganya juga terancam hukuman lebih berat jika kembali melakukan pelanggaran serupa.
Manajemen Arema FC memilih menerima keputusan tersebut. General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menyebut sanksi ini menjadi bahan evaluasi internal tim.
“Kami pasti akan mengevaluasi agar hal seperti ini tidak terulang,” ujarnya.
Baca Juga: Update Kondisi Kiper Arema FC Adi Satryo dan Lucas Frigeri Jelang Laga Lawan Malut United
Diketahui, dalam laga melawan Bhayangkara FC pada 10 Maret lalu, Dalberto dan Blade mendapat kartu merah langsung. Sementara Pablo Oliveira diusir keluar lapangan usai menerima kartu kuning kedua. Tak hanya pemain, salah satu ofisial Arema FC, Rachmat Taufik, juga diganjar kartu merah setelah pertandingan berakhir.
Sanksi ini menjadi pukulan bagi Singo Edan yang harus kehilangan tiga pemain sekaligus di laga penting mendatang.
Editor : Aditya Novrian