KABUPATEN – Tugas Gabriel Silva dalam laga melawan Malut United Jumat nanti (3/4) tak sebatas jadi winger yang harus menciptakan peluang atau assist. Pemain bernomor punggung tujuh itu wajib menjadi sumber gol tim. Seperti yang sempat dilakukannya saat melawan Persija Jakarta beberapa waktu lalu.
Pesepak bola kerap disapa Gabi itu dituntut jadi tumpuan gol karena Arema FC bermain tanpa unjuk tombak andalan. Dalberto Luan Belo dan Joel Vinicius yang harus absen akibat sanksi kartu.
Meski begitu, Gabi optimistis mampu mengemban tugas mencetak gol. Winger berusia 28 tahun itu tidak menampik peran Dalberto dan Vinicius di depan gawang cukup krusial. Itu terbukti dari perolehan gol dan assist mereka yang cukup banyak. Jadi top skor sementara tim.
”Tetapi kami tidak boleh banyak beralasan (karena situasi kurang menguntungkan), ada banyak opsi pemain yang bisa diandalkan mencetak angka (gol) dalam laga nanti. Saya sendiri akan berjuang yang terbaik,” katanya. Dia menyadari kalau akan ada sedikit tekanan dalam tugas itu. Tapi baginya, demi Singo Edan akan melakukan semua hal yang dibutuhkan dengan maksimal.
Dalam upaya mencapai target tersebut, Gabi bekerja keras selama latihan. Mengikuti instruksi dari pelatih dan menambah aktivitas fisik untuk menjaga performanya tetap optimal. Selain dari kedua hal itu, dirinya juga berupaya meningkatkan chemistry dengan penggawa lokal dan asah finishing.
Berdasar pantauan wartawan koran ini, Gabi sempat menjalani sesi latihan tactical bersama Salim Tuharea, Dwiki Mardiyanto, Dedik Setiawan dan Razzaa Fachrezi. Menurutnya, koordinasi yang baik dengan rekan setim dapat memudahkannya untuk melakukan skema serangan. ”Jika hal itu berhasil kami jalankan, saya yakin bisa memberikan kontribusi gol untuk tim ini,” tambah pesepak bola bernomor punggung 7 itu.
Sampai pekan ke-25 BRI Super League, Gabi telah mencatatkan dua gol dari delapan penampilan. Dirinya juga menorehkan satu assist. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo