BANTEN, RADAR MALANG – Pelatih kepala Arema FC Marcos Santos angkat bicara terkait perubahan venue laga pekan ke-26 BRI Super League malam ini. Pertandingan yang semula digelar di Indomilk Arena dipindah ke Banten International Stadium.
Meski terjadi perubahan lokasi, Marcos menilai hal tersebut tidak akan mengurangi kekuatan Persita Tangerang. Ia menegaskan, faktor venue bukan penentu utama dalam meraih kemenangan.
“Selama hampir setahun saya mempelajari liga Indonesia, laga kandang merupakan pertandingan netral. Di mana tim tamu juga bisa mencuri poin penuh,” ujarnya dalam sesi konferensi pers, Kamis (9/4).
Pelatih asal Brasil itu menyebut, perpindahan dari Indomilk Arena ke BIS hanya sebatas perubahan tempat, bukan keuntungan signifikan bagi salah satu tim.
Menurutnya, baik Arema FC maupun Persita Tangerang sama-sama sudah memiliki pengalaman bermain di stadion tersebut. Hal itu terjadi saat kedua tim menghadapi Dewa United FC yang bermarkas di Banten.
Dengan kondisi tersebut, Marcos optimistis peluang timnya untuk meraih hasil positif tetap terbuka. Ia menyebut persiapan tim berjalan maksimal dengan komposisi pemain yang lebih komplet dibanding laga sebelumnya.
Baca Juga: Panpel Arema FC Ingin Pengamanan Laga Super Big Match Lawan Persebaya seperti Leg Pertama di GBT
Marcos memprediksi pertandingan akan berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama mengincar poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen.
“Kami akan berusaha yang terbaik untuk bisa kembali merasakan kemenangan,” tegasnya.
Editor : Aditya Novrian