Arema FC Antisipasi Problem Kebugaran, Siapkan Rotasi Pemain

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Sabtu, 11 April 2026 | 11:30 WIB
BERUSAHA JAGA PERFORMA: Para pemain Arema FC menjalani official training di Banten International Stadium sebelum melawan Persita Tangerang.
BERUSAHA JAGA PERFORMA: Para pemain Arema FC menjalani official training di Banten International Stadium sebelum melawan Persita Tangerang.

MALANG KOTA – Tim pelatih Arema FC berencana melakukan bongkar pasang pemain sepanjang laga BRI Super League bulan April ini. Strategi itu mempunyai dua tujuan. Pertama, sebagai cara beradaptasi dengan gaya bermain lawan. 

Kedua, ditunjukkan untuk mengantisipasi potensi problem kebugaran penggawa tim. Nakhoda Singo Edan ingin, performa tim tetap terjaga selama bulan April. Lalu, lebih banyak mendulang poin di setiap laga.

Selama April, pemain Arema FC akan menjalani cukup banyak pertandingan di bandingkan bulan sebelumnya. Jayus Hariono dkk tampil lima kali dalam 25 hari. Setelah lawan Persita Tangerang, akan bermain tiga kali dalam 11 hari.

Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menjabarkan, situasi tim yang kerap tidak komplet menjadi pertimbangannya. Sepanjang April ini, Adi Satryo, Pablo Oliveira, dan Valdeci Moreira harus mendapatkan perawatan medis. Hanya nama terakhir itu yang sudah pulih. 

”Intensitas bermain dalam beberapa laga terakhir cukup tinggi, itu berdampak ke kondisi beberapa pemain. Karena itu kami harus siapkan antisipasi,” kata dia. Menurutnya, salah satu faktor yang membuat pemain tidak bisa menjalani recovery dengan maksimal adalah jarak pertandingan. Terlebih lagi, mereka harus menghadapi banyak laga away.

Meski begitu, dirinya tidak akan melakukan pergantian pemain secara menyeluruh atau merombak total starting eleven di setiap laga. Dia enggan memaksakan hal itu, karena dapat berdampak kepada penurunan ritme permainan tim. Marcos memilih untuk melakukan pergantian pemain yang dalam kondisi tak bugar.

Selain itu, dia juga akan memarkir penggawa tim yang sedang dalam performa menurun. Dia ingin, rotasi pemain bisa memberikan kesempatan penggawa lain yang belum mendapatkan menit berlaga. Baginya, skema itu dapat menambah opsi skuad di pertandingan mendatang.

”Kami juga akan memanfaatkan pergantian pemain saat laga untuk memastikan pemain tidak mengalami masalah kebugaran,” papar juru taktik asal Brasil itu. Marcos menambahkan, cara tersebut selalu mereka gunakan musim ini. Dengan rata-rata pergantian minimal tiga pemain dalam setiap laga. 

Di tempat terpisah, Winger Arema FC Gabriel Silva mengatakan, padatnya jadwal tak jadi masalah. Itu karena, setiap pemain BRI Super League merasakan hal serupa. Sejauh ini, dirinya mampu tetap bugar dengan melakukan beberapa cara. 

Mulai menjaga asupan makanan dan waktu istirahat. ”Tim pelatih juga membantu kami untuk terus dalam kondisi yang bagus,” kata dia. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang
Arema FC BRI Super League Kota Maalang Singo Edan