MALANG, RADAR MALANG - Manajemen Arema FC tak menunggu BRI Super League 2025/2026 selesai untuk menyusun rencana musim depan. Beberapa langkah telah disiapkan untuk mengarungi kompetisi 2026/2027. Salah satunya, mulai bergerak menjajaki kerja sama dengan pihak ketiga.
Divisi bisnis klub diminta untuk mulai membuka komunikasi dengan sponsor lama dan baru. Itu bertujuan untuk memastikan keberlanjutan kerja sama antar klub dan sponsor lama pada musim mendatang. Sedangkan terkait sponsor baru, klub menegaskan selalu terbuka dengan kolaborasi pihak ketiga.
General Manajer Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, tak bisa menyusun planning tim saat kompetisi selesai. Idealnya, saat BRI Super League tuntas klub langsung menatap langkah ke depan. Itu menyusul, evaluasi akan dilakukan dalam dua sampai tiga laga terakhir di kompetisi.
”Selain terkait tim, skema bisnis musim depan jadi hal krusial. Jelang liga selesai, perencana di sektor itu penting,” katanya. Harapannya, Arema FC tidak kehilangan dan bisa memaksimalkan potensi kerja sama dengan brand. Itu karena, tak dimungkiri sponsor jadi salah satu penunjang financial klub.
Berangkat dari itu, pria kerap disapa Inal itu sudah berkomunikasi intens dengan manajer bisnis. Dia mewanti-wanti untuk divisi itu mulai menyiapkan beberapa langkah ke depan. Targetnya, urusan dengan pihak ketiga tidak menjadi ganjalan ke depan.
”Kami sudah targetkan Manajer Bisnis untuk mencari sponsor untuk kompetisi musim depan sejak beberapa bulan lalu,” katanya. Dia yakin, sudah mulai bergerak menjajaki potensi kerja sama. Sebagai informasi, musim ini Arema FC bekerja sama dengan sejumlah brand. Di antaranya, BTN, dan PT Tapin Coal Terminal (TCT). (zan/gp)