MALANG KOTA, RADAR MALANG – Di tengah kerasnya kompetisi sepak bola yang menuntut fisik prima, Arema FC memilih memperkuat sisi yang kerap luput dari sorotan. Yakni perlindungan pemain dari risiko cedera. Bukan sekadar kerja sama biasa, klub berjuluk Singo Edan itu kini menyiapkan “tameng” khusus lewat kolaborasi dengan RS Hermina Tangkubanperahu.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Arema FC untuk menjaga stabilitas performa tim sepanjang musim. Di balik pertandingan yang intens dan jadwal padat, ancaman cedera selalu mengintai para pemain. Karena itu, dukungan medis yang cepat, tepat, dan terintegrasi menjadi kebutuhan yang tak bisa ditawar.
Baca Juga: Cara Gelandang Serang Arema FC Gustavo Franca Asah Kemampuan Tendangan Bebas
Manajer Bisnis Arema FC Munif Bagaskara Wakid menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya formalitas, melainkan investasi jangka panjang bagi klub. Terutama dalam memastikan setiap pemain mendapatkan penanganan terbaik sejak tahap pencegahan hingga pemulihan.
“Perjanjian ini merupakan bentuk dukungan di bidang kesehatan bagi tim dan klub. Kami berharap sinergi ini dapat memberikan manfaat optimal, khususnya dalam menjaga kondisi pemain tetap prima,” ujarnya.
Dalam skema kerja sama tersebut, RS Hermina Tangkubanperahu akan menjadi mitra resmi penyedia layanan kesehatan. Tidak hanya menangani cedera saat terjadi, tetapi juga melakukan langkah preventif melalui pemeriksaan rutin dan pemantauan kondisi fisik pemain secara berkala.
Baca Juga: Jadwal Arema FC Setelah Berhasil Mengalahkan Persita Tangerang, Lawan Tim Papan Bawah
Peran ini menjadi krusial, mengingat cedera sering kali berdampak besar terhadap performa tim. Kehilangan satu pemain inti saja bisa mengubah ritme permainan. Karena itu, kehadiran tim medis yang siaga dalam setiap aktivitas menjadi bagian penting dari strategi klub.
Selain penanganan cedera, layanan yang diberikan juga mencakup rehabilitasi medis hingga pendampingan tenaga kesehatan profesional dalam sesi latihan maupun pertandingan. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, proses pemulihan pemain diharapkan menjadi lebih cepat dan terukur.
Di sisi lain, Direktur RS Hermina Tangkubanperahu Agnes Widayu Estingsih menyampaikan komitmen pihaknya dalam mendukung penuh kebutuhan medis Arema FC. Ia memastikan timnya siap memberikan layanan terbaik, termasuk dukungan dari tenaga kesehatan khusus di bidang olahraga.
“Tim kami akan mendukung layanan kesehatan (pemain) Arema FC. Dari tim sport kami juga siap melakukan backup apabila terjadi cedera pada pemain. Harapannya, selama satu tahun ke depan kerja sama ini bisa berjalan optimal,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar penanganan saat pemain cedera, kolaborasi ini juga membuka peluang pengembangan layanan kesehatan olahraga yang lebih modern. Pendekatan yang dilakukan tidak lagi reaktif, melainkan preventif dan berbasis pemantauan berkelanjutan.
Editor : Aditya Novrian