Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Musim Ekitike Berakhir, Liverpool Tersingkir

A. Nugroho • Rabu, 15 April 2026 | 10:28 WIB
ANDALAN: Hugo Ekitike bersama rekan-rekannya di Liverpool. Dini hari tadi (15/4), di laga Perempat Final Liga Champions UEFA melawan PSG, Ekitike mengalami cedera.
ANDALAN: Hugo Ekitike bersama rekan-rekannya di Liverpool. Dini hari tadi (15/4), di laga Perempat Final Liga Champions UEFA melawan PSG, Ekitike mengalami cedera.

RADAR MALANG - Sudah jatuh, tertimpa tangga. Mungkin begitulah peribahasa untuk menggambarkan kondisi Liverpool sekarang. Tak hanya kalah untuk kedua kalinya dari PSG dini hari tadi (15/4) dan tersingkir dari Liga Champions UEFA, anak asuh Arne Slot itu juga harus kehilangan salah satu penyerang terbaiknya.

Hugo Ekitike, striker asal Prancis, harus mengakhiri musim gemilangnya bersama The Reds. Dia dikabarkan mengalami cedera serius pada pergelangan kaki kanannya.

Beberapa sumber menyebut cedera itu bahkan merupakan salah satu yang paling ditakuti pemain bola, yakni robeknya tendon achilles.

Meski masih harus menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut namun tampaknya musim Ekitike bersama Liverpool harus berakhir lebih cepat.

Bermain sebagai starter di laga leg kedua Perempat Final Liga Champions UEFA,  Ekitike yang diduetkan dengan Alexander Isak diharapkan bisa menggempur pertahanan PSG. Strategi yang cukup berhasil meski belum membuahkan gol.

Liverpool tampil menyerang dan menerapkan pressing tinggi.

Beberapa kali pergerakan Ekitike sukses memberikan ancaman untuk pertahanan Les Parisien. Namun petaka terjadi pada pertengahan babak pertama. Tepatnya di menit ke-28. 

Saat itu, Ekitike sedang mengejar umpan Dominik Szoboszlai. Saat berlari, tiba-tiba dia terpeleset dan jatuh. Penyerang 23 tahun itu lantas mengerang dan memegangi tumitnya. Beberapa pemain tampak mendekat dan menenangkannya. Dia nampak sangat terpukul.

Bahkan ketika petugas medis datang, Ekitike masih terlihat hancur. 

Gara-gara cedera yang menimpa Ekitike, permainan Liverpool sempat goyah. Apalagi mereka masih harus mengejar defisit dua gol dari leg pertama. 

Alhasil, bukannya membalikkan keadaan, Liverpool kembali harus menelan kekalahan dari PSG berkat gol Ousmane Dembele di menit 72 dan 90+1. Agregat 0-4.

Tak hanya kekalahan dan tersingkir dari Liga Champions, cederanya Ekitike ini menjadi pukulan telak bagi Liverpool yang masih mengamankan tiket Eropa di EPL.

"Saya pikir kita semua bisa melihatnya dan itu tidak terlihat bagus," ujar Slot seusai pertandingan tentang kondisi Hugo Ekitike..

Ibrahima Konate, bek Liverpool juga memberikan komentarnya. Menurutnya, apa yang menimpa rekannya itu memang cukup parah.  Dia bahkan tak mau terlalu banyak menanggapi. "Sangat berat baginya, saya mendoakannya," papar Konate.

Ekitike sendiri musim ini tampil tajam. Dia mencetak 11 gol dari 28 penampilannya bersama Liverpool di Premier League. Sebuah statistik yang cukup mentereng mengingat musim ini adalah debutnya di Liga Inggris. Tak heran baik di kompetisi domestik hingga UCL, dia sangat diandalkan.

Sering ditempatkan sebagai penyerang tunggal dalam skema 4-2-3-1, eks pemain PSG ini menjelma sebagai striker yang cukup lengkap. Dia bisa menjadi poacher maupun target man. Finishing-nya klinis. Begitu pula dengan penempatan posisinya. Tetapi saat tim butuh bermain agresif, Ekitike yang nyaman bermain dengan bola juga bisa tampil lebih melebar dan membuka ruang bagi rekan setimnya.

Banyak diragukan oleh pengamat di awal kedatangannya dari Eintracht Frankfurt, pemain yang ditebus dengan mahar 79 juta pounds ini justru tampil melebihi ekspektasi. Dia mampu mengisi ruang yang ditinggalkan Alexander Isak yang justru lebih sering berkutat dengan cedera.

Performa apik pemain berambut kriwil ini bahkan semakin digandrungi fans The Reds. Dia kerap jadi penentu di laga-laga krusial.

Bahkan di tengah menurunnya penampilan rekan setimnya, seperti Mohamed Salah dan Florian Wirtz yang tak kunjung mampu berdampak signifikan bagi tim, Ekitike kerap tampil sebagai pembeda.

Kini, di kala Liverpool masih harus berjuang mengamankan posisinya di zona Liga Champions, kehilangan pemain seperti Ekitike tentu sangat disayangkan.

Pemain seperti Gakpo dan Salah harus cepat mengambil tanggung jawab. Bila tidak, maka Arne Slot sedang dalam masalah besar. (rm)

Editor : A. Nugroho
#Olahraga #Liga Champions UEFA #malang #Ekitike #liverpool