MALANG KOTA-RADAR MALANG- Johan Ahmat Farizi dan kawan-kawan perlu meningkatkan kewaspadaan saat melawan Persis Solo Sabtu nanti (18/4). Itu karena, kesebelasan berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut bertandang ke Stadion Kanjuruhan dengan bekal statistik unbeaten. Tak terkalahkan dalam delapan laga beruntun.
Terakhir kali anak asuh Milomir Seslija gagal meraih poin penuh terjadi pada 31 Januari lalu. Setelah itu, Persis berhasil meraih tiga kali kemenangan di kandang. Sementara lima sisanya berakhir dengan hasil seri. Tren positif tersebut mampu mendongkrak posisi Persis yang semula menempati zona merah, kini berada di urutan 15.
Kebangkitan Persis rupanya sudah disadari stoper Arema FC, Hansamu Yama. Berdasar pandangannya, tim yang sedang berusaha menghindar dari zona degradasi selalu memiliki motivasi lebih untuk mendapat poin saat bertanding. Meski mereka menghadapi laga away.
”Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi kami, apakah bisa mengatasi hal itu atau tidak,” ujar eks penggawa Persebaya Surabaya itu. Dia menjelaskan, tapi situasi lawan yang sedang on fire tidak boleh dipandang sebagai beban bertanding. Justru, harus meningkatkan motivasi pemain Arema FC untuk tampil lebih baik.
Menurutnya, mampu menghentikan torehan delapan kali tanpa kekalahan akan memberi banyak keuntungan bagi Arema FC. Klub bisa kembali merangkak ke posisi 10 besar klasemen. Statistik bermain di kandang juga semakin membaik karena mengakhiri puasa kemenangan di laga home.
Pemain bernomor punggung 66 itu memastikan, lini bertahan Singo Edan semakin solid dari satu laga ke laga lain. Karena itu, dia dan elemen tim ingin melanjutkan tren kemenangan plus clean sheet pada laga Sabtu nanti. ”Jika kami berhasil menjalankan skema bertahan seperti kemarin (melawan Persita), saya yakin tim ini bisa meraih kemenangan,” kata center back berusia 31 tahun tersebut. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo