Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

H-12 Derbi Jatim! Arema Vs Persebaya: Siapa Lebih Kuat di Lini Belakang?

Diva Ayu Herdianasari • Kamis, 16 April 2026 | 17:00 WIB
Persebaya Surabaya mencatatkan 20 clean sheet sejauh ini, lebih unggul dari Arema. Namun jumlah gol kedua tim sama, yakni 38 gol. (Instagram @officialpersebaya)
Persebaya Surabaya mencatatkan 20 clean sheet sejauh ini, lebih unggul dari Arema. Namun jumlah gol kedua tim sama, yakni 38 gol. (Instagram @officialpersebaya)

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Waktu cepat berlalu, kurang 12 hari lagi menuju Derbi Jatim antara Arema FC dengan Persebaya. Pertandingan antara kedua tim asal Jawa Timur tersebut seringkali menjadi pertandingan yang menarik serta memiliki atmosfer yang tinggi.

Derbi Jatim antara Arema FC dengan Persebaya pada BRI Super League 2025/2026 dijadwalkan berlangsung pada 28 April mendatang. Pada leg pertama di pekan ke-13, pertandingan telah berlangsung di kandang Persebaya Surabaya, tepatnya di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (22/11/2025).

Sementara leg kedua berada di kandang Arema FC, tepatnya di Stadion Kanjuruhan Malang. Derbi Jawa Timur antara Persebaya dengan Arema menyajikan persaingan yang ketat dengan tensi permainan yang tinggi. 

Leg pertama derbi Jawa Timur berakhir dengan skor imbang, yaitu 1-1.  Pertandingan berlangsung dramatis; kartu merah serta gol bunuh diri mewarnai pertandingan antara Persebaya Surabaya dengan Arema FC.

Baca Juga: Derby Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Belum Dapat Lampu Hijau, Polisi Masih Soroti Trauma dan Risiko Keamanan

Adanya pemain-pemain dari kedua tim yang sering menorehkan prestasi membuat pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi serta persaingan yang sengit. Setelah melewati 27 pertandingan, Persebaya tercatat lebih unggul dari Arema.

Kembalinya pemain andalan Arema FC kini dapat memutus tren negatif dalam beberapa laga terakhir di BRI Super League. Tak hanya itu, bergabungnya pemain baru Arema yang berasal dari Persija membuat Arema bisa bersaing dengan sengit saat menghadapi Persebaya di Derbi Jatim mendatang.

Arema dan Persebaya telah melewati 27 pertandingan di BRI Super League 2025-2026. Setelah melewati 27 pertandingan yang tak mudah, Persebaya menempati posisi ke-6 dengan 42 poin dan 11 kali kemenangan, sementara Arema menempati posisi ke-11 dengan 35 poin dan 9 kemenangan.

Lini belakang dalam sebuah permainan sepak bola ditempati oleh posisi bek atau disebut juga dengan pemain bertahan (defender). Pemain dengan posisi ini menjadi pemain yang paling dekat dengan gawang.

Lini belakang memiliki tugas untuk menjaga gawang, memblokir tendangan yang mengancam gawang, serta menghentikan pemain ofensif tim lawan agar tidak mencetak gol. Posisi pemain yang bertugas di belakang atau disebut bek memiliki beberapa macam, yaitu bek tengah, bek sisi, bek sayap, dan libero.

Setiap pemain yang dimiliki tim asal Jawa Timur tersebut pastinya memiliki kekuatan masing-masing untuk menghadapi satu sama lain. Sebelum itu, kulik informasi terkait perbandingan kekuatan lini belakang antara Arema dan Persebaya untuk memprediksi pertandingan Derbi Jatim.

Arema FC
Arema FC telah mencetak 38 gol dari 26 laga yang telah terlaksana. Selama 27 pertandingan yang telah dilalui, Arema melakukan 17 kali clean sheet. Hal ini cukup membuktikan Arema telah menunjukkan sikap solidaritas serta kekompakan pemain lini belakang saat berada di lapangan dalam suatu permainan sepak bola untuk tidak ditembus pemain lawan.

Untuk memperkuat lini belakang, Arema FC mendatangkan beberapa pemain asing. Selain pemain asing, Arema juga melakukan peminjaman pemain dari Persija untuk musim ini. Pemain Persija yang saat ini menjadi pemain baru Arema dengan status pinjaman untuk memperkuat posisi lini belakang Arema yaitu Rio Fahmi dan Hansamu Yama.

Selain itu, Arema telah mempersiapkan pemain lini belakang dengan performa yang apik, yaitu Leo Guntara, Walisson Mia, Rifad Marasabessy, Samuel Balinsa, Anwar Rifai, Matheus Blade, Bayu Setiawan, Alfarizi, dan Lestaluhu. Dengan adanya pemain asing, pemain pinjaman dari Persija, serta performa pemain lokal Arema yang apik, mereka dapat bersaing dengan tangguh.

Sebelum berhadapan dengan Persebaya, Arema masih memiliki dua pertandingan di dua pekan Super League 2025-2026. Apabila dua pekan sebelum pekan ke-30, pemain yang berada di lini belakang tersebut tidak mengalami cedera serta akumulasi kartu, maka kemungkinan besar beberapa pemain tersebut bisa bertugas sebagai pemain lini belakang saat Derbi Jatim mendatang.

Persebaya
Meski posisi Persebaya lebih unggul dari Arema FC, kedua tim asal Jawa Timur ini memiliki jumlah gol yang sama. Persebaya dalam 27 pekan terakhir BRI Super League 2025-2026 telah meraih jumlah gol yang sama dengan tim Arema FC, yaitu 38 gol.

Persebaya sempat berada di posisi 5 besar klasemen BRI Super League, namun saat ini Persebaya tergeser ke posisi ke-6, tepat di bawah Bhayangkara Presisi Lampung FC. Hingga 27 pertandingan yang telah terlaksana, Persebaya mencatatkan 20 clean sheet, sehingga menunjukkan kekompakan pemain lini belakang.

Untuk mengamankan posisi lini belakang, Persebaya memiliki beberapa pemain dengan performa apik, di antaranya Arief Catur, Risto Mitrevski, Jefferson Silva, Randy Harson, Leo Lelis, Mikael Alfredo, Koko Ari, Gustavo Fernandes, Rachmat Irianto, Sheva Kardanu, Aleandro Alan, dan Ahmad Mujtaba. 

Begitupun dengan Persebaya, apabila pemain-pemain tersebut kemungkinan besar akan ikut berlaga di Derbi Jatim apabila di dua pekan sebelum pekan ke-30 tidak mengalami cedera serta akumulasi kartu.

Editor : Aditya Novrian
#arema vs persebaya #lini belakang #derbi jatim #BRI Super League 2025/2026