Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Waspadai Ancaman Gol dari Stoper Persib, Arema FC Perkuat Sektor Ini sebelum Berlaga

M. Affan Fauzan • Jumat, 24 April 2026 | 14:25 WIB
HARUS JAGA FOKUS: Pemain Arema FC Dituntut tidak lengah dalam mengatisipasi bola mati dan sepak pojok dalam laga melawan Persib nanti malam.
HARUS JAGA FOKUS: Pemain Arema FC Dituntut tidak lengah dalam mengatisipasi bola mati dan sepak pojok dalam laga melawan Persib nanti malam. (foto: MO Arema FC)

 BANDUNG-RADAR MALANG - Kewaspadaan Julian Guevara dan kawan-kawan tak hanya tertuju kepada lini depan Persib Bandung dalam laga nanti malam (19.00). Mereka juga mengantisipasi kemampuan sektor belakang tim berjuluk Maung Bandung itu. Stoper asing Persib tidak hanya solid dalam bertahan, tetapi juga sering membantu tim mencetak gol dalam beberapa laga.

 Sebagai informasi, setidaknya ada tiga pemain belakang Persib yang sudah mencetak gol. Di antaranya Patricio Matricardi, Frans Putros, dan Federico Barba. Matricardi dan Putros sama-sama mengoleksi satu gol.

 Sedangkan Barba sudah mencetak empat gol musim ini. Terakhir kali pemain berusia 32 tahun itu membobol gawang lawan pada laga menghadapi Bali United FC. Saat itu dia tampil impresif dengan torehan satu gol dan satu assist.

Penampilan stoper asing tersebut rupanya mendapatkan perhatian khusus dari Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos. Nakhoda Arema FC asal Brasil itu melihat, center back Persib kini tidak hanya fokus dalam skema bertahan saja. ”Bek tengah mereka juga bisa memberikan kontribusi besar dalam melakukan penyerangan,” ujar dia.

 Berdasar pengamatannya, peran tersebut tidak sebatas membantu tim saat build up permainan. Lebih jauh, juga menjadi opsi dalam mencetak angka dalam situasi tertentu. Seperti memanfaatkan situasi bola mati, bola rebound, sampai tendangan sepak pojok.

Marcos melihat, kondisi tersebut tidak boleh dikesampingkan atau diremehkan. Itu karena, dapat membuat timnya mengalami kebobolan dalam momen tertentu. Saat lawan mampu memaksimalkan satu skema bola mati menjadi gol, dilihatnya akan jadi hal berbahaya.

 Meski begitu, Marcos tidak terlalu khawatir dengan permasalahan tersebut. Dirinya sudah mematangkan skema bertahan set piece dalam satu pekan kini. Satu caranya, mengasah lini bertahan Singo Edan agar tidak mudah kebobolan dari situasi sepak pojok atau tendangan bebas.

 ”Kami akan mencoba berbagai skema agar permainan kami bisa berjalan sesuai harapan,” katanya. Marcos menambahkan, keberhasilan meredam serangan Persib tidak hanya membuka peluang meraih tiga poin. Tetapi juga menjadi isyarat kalau skema pertahanan tim terus berkembang. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
BRI Super League lini belakang arema fc vs persib bandung Singo Edan