TERBAIK: Rahmatulloh Fatih Khoirul Anwar yang menjadi Juara 1 Kata Perorangan Under-21 Putra di ajang Open Turnamen Karate Nasional Piala Kemenpora RI 2026.
MALANG KOTA - Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya (FKG UB), Rahmatulloh Fatih Khoirul Anwar berhasil mengharumkan nama kampus melalui prestasi gemilang di bidang non-akademik.
Mahasiswa angkatan 2025 ini meraih Juara 1 Kata Perorangan Under-21 Putra dan juga penghargaan Best of The Best Kata Putra dalam ajang Open Turnamen Karate Nasional Piala Kemenpora RI 2026.
Pencapaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FKG UB mampu berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di tingkat nasional khususnya dalam bidang olahraga.
Ketertarikan Fatih terhadap karate telah dimulai sejak ia duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar. Berawal dari diikutkan orang tua, olahraga ini dia tekuni hingga saat ini.
Seiring berjalannya waktu, latihan yang konsisten serta komitmen tinggi membawanya ke pencapaian saat ini.
Ia mengaku bahwa proses yang dilalui tidaklah mudah, terutama dalam membagi waktu antara kuliah, organisasi, belajar, dan latihan intensif. Selain itu juga tantangan khusus menghadapi pressure mendapatkan medali.
Motivasi utama untuk tetap menekuni bidang ini adalah orang tua. “Saya ingin membalas semua perjuangan orang tua dengan cara terbaik versi saya sendiri," ungkap Fatih.
Momen paling berkesan baginya adalah saat melihat senyum ibunya ketika ia berhasil membawa pulang trofi kemenangan.
Dukungan dari keluarga, pelatih, teman, serta lingkungan kampus juga menjadi faktor penting yang mendorongnya untuk terus berkembang. Ia merasakan bahwa sivitas akademika FKG UB memberikan dukungan dan apresiasi penuh terhadap prestasi yang diraihnya.
Dalam perjalanan meraih prestasi, Fatih menghadapi berbagai tantangan, salah satunya ketika ia harus bertanding melawan atlet yang telah berpengalaman di ajang internasional. Keraguan dari banyak pihak sempat menjadi tekanan tersendiri. Namun, ia memilih untuk tetap fokus pada pengembangan diri, menjaga emosi, serta mempersiapkan mental dengan matang. Baginya, kunci utama dalam menghadapi tantangan adalah percaya pada kemampuan diri sendiri dan terus melakukan perbaikan.
Dalam menjalani kesehariannya, Fatih menerapkan manajemen waktu yang baik dengan menentukan skala prioritas. Ia juga memiliki strategi khusus, yakni memanfaatkan waktu istirahat setelah latihan dan bangun lebih awal untuk belajar. Prinsip hidup yang ia pegang adalah menjalani setiap proses dengan ikhlas dan penuh semangat, meskipun program latihan terasa berat. Menurutnya, FKG UB juga memberikan dukungan atas prestasi yang didapatkan. “Selain itu, teman teman kuliah FKG UB juga mendukung dan mengapresiasi prestasi yang sudah saya dapatkan,” ujarnya.
Ke depan, Fatih bertekad untuk terus meningkatkan prestasi, baik di bidang non akademik dan terlebih di bidang akademik. Mahasiswa asli Malang ini berharap dapat menjadi mahasiswa yang tidak hanya unggul di arena kompetisi, tetapi juga dalam dunia pendidikan.
Sebagai penutup, Fatih juga berpesan kepada teman-teman mahasiswa lain.“Kalian hebat, kalian keren, terima kasih karena telah membersamai di lingkungan FKG UB ini. Saya bangga dengan kalian dan semoga kita bisa lulus dan menjadi dokter gigi bersama di masa mendatang,” tambahnya.
Dan juga, untuk mempersiapkan fisik dan mental, mampu mengatur waktu dengan baik, serta tetap bertahan dalam setiap ketidaknyamanan. Baginya, seorang pejuang sejati bukan hanya yang terkuat, tetapi yang mampu bertahan dan terus berjuang demi orang-orang yang dicintainya. “Untuk adik-adikku calon mahasiswa FKG UB kalian harus semangat dan kuat untuk menjadi dokter gigi. Tetap teguh pada pendirian kalian, tetap rendah hati, dan ikhlas dalam menjalankan semuanya,” pesannya.
Editor : A. Nugroho