Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Persik Kediri vs Arema FC Jadi Momentum Berebut Kebangkitan di Gresik

M. Affan Fauzan • Minggu, 3 Mei 2026 | 07:35 WIB
MENCARI OBAT LUKA: Joel Vinicius diharapkan bisa memecah kebuntuan Singo Edan di lini depan. Motor serangan Persik Kediri Telmo Castanheira patut diwaspadai.
MENCARI OBAT LUKA: Joel Vinicius diharapkan bisa memecah kebuntuan Singo Edan di lini depan. Motor serangan Persik Kediri Telmo Castanheira patut diwaspadai.

GRESIK, RADAR MALANG - Menang jadi harga mati bagi Arema FC dan Persik Kediri. Singo Edan butuh tiga poin setelah mengalami kekalahan memalukan 0-4 atas Persebaya Surabaya. Macan Putih-julukan Persik Kediri juga butuh poin maksimal untuk menjauh dari zona degradasi.

Pada pekan sebelumnya, mereka juga mengalami kekalahan 0-1 atas Borneo FC. Persik kini berada di peringkat ke-12 dengan torehan 33 poin. Mereka hanya berjarak 6 poin dari tim di zona merah. Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos memahami situasi tersebut.

Baca Juga: Setelah Tumbang dari Persebaya, Pemain Arema FC Jalani Program Latihan di Gym  

Dia cukup memahami motivasi tinggi yang bakal diusung Persik Kediri. ”Tim yang sedang berjuang untuk meraih kemenangan justru sulit ditaklukkan,” ujar pelatih berusia 46 tahun tersebut. Karena itu, dia mewanti-wanti anak asuhnya untuk menghadapi laga nanti sore selayaknya derbi yang wajib dimenangkan. Mengingat Persik merupakan salah satu rival Singo Edan selama berkiprah di BRI Super League.

Dia memastikan, para pemain bakal menghadapi Persik dengan semangat yang lebih tinggi. Menurut dia, kekalahan atas Persebaya menyadarkan dia bahwa elemen tim wajib mengusung mentalitas pantang menyerah. Ikhsan Lestaluhu dkk tidak boleh menurunkan konsentrasinya sepanjang 90 menit pertandingan.

Menurut Marcos, motivasi tersebut harus selaras dengan persiapan tactical yang matang. Dia mengaku sudah mengantongi skema bermain yang biasa diusung Marcos Reina-pelatih Persik Kediri. Berdasar pengamatannya, skuadnya perlu mewaspadai lini depan Persik yang dihuni trisula asing.

Baca Juga: Setelah Dikalahkan Persebaya, Aremania Tagih Arema FC Bisa Menang Lawan Persik Kediri

”Para pemain asing mereka sangat berbahaya ketika berada di kotak penalti,” tambah juru taktik asal Brasil tersebut. Untuk mengantisipasi hal tersebut, dia akan memanfaatkan skema bertahan dengan tiga stoper.

Meski bertandang di tempat netral, Marcos menyebut bahwa tim Macan Putih lebih diuntungkan. Sebab, mereka sudah pernah menggelar pertandingan kandang di Gelora Joko Samudro beberapa kali. ”Saya rasa mereka sudah pernah bertanding di sana dua sampai tiga kali. Jadi saya rasa ini bukan laga (di tempat) netral,” papar dia.

Di tempat terpisah, Pelatih Kepala Persik Kediri Marcos Reina mengaku bahwa timnya sudah membenahi kekurangan dari dua laga sebelumnya. Dia menyebut, timnya tidak boleh hanya bertanding dengan mendominasi penguasaan bola saja. ”Kami juga harus bisa segera mencetak gol ke gawang lawan, karena penguasaan bola tanpa gol bisa berujung kekalahan,” ujar dia.

Meski sama-sama berada dalam tren negatif, Reina tidak ingin meremehkan Singo Edan. Menurut dia, baik dari aspek bertahan maupun penyerangan, Singo Edan adalah lawan yang cukup berbahaya. Dia mengaku akan menerapkan skema khusus untuk membongkar pertahanan rapat yang dijaga Betinho Filho dkk. (zan/by)

Editor : A. Nugroho
#berebut kebangkitan #BRI super #Persik #Arema