KOTA MALANG, RADAR MALANG - Velodrome sangat penting bagi cabor sepatu roda Kota Malang. Lintasan tersebut jadi tempat atlet nomor speed untuk menempa diri. Demi lebih maksimalkan penggunaan venue itu, beberapa waktu lalu pengurus cabor melakukan audiensi dengan Komisi D DPRD Kota Malang guna membahas perbaikan fasilitas di Lintasan Velodrome.
Ketua Harian Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kota Malang Sunarko menjelaskan, audiensi tersebut dilakukan pada 26 April lalu. Pihaknya menyampaikan aspirasi mengenai kondisi lintasan Velodrome yang belum maksimal di beberapa titik. Seperti di bagian bawah lintasan dan bagian tengah.
Baca Juga: Panahan Kota Malang Sulit Regenerasi Atlet karena Stigma Olahraga Mahal
”Kalau di lintasan pinggir sering dipakai cabor sepeda, secara bergantian dengan kami. Sementara di bagian bawah lintasan dan tengah masih kosong, itu bisa dipakai sepatu roda jika bisa diperbarui kondisinya,” ujar dia. Menurutnya, Porserosi Kota Malang sudah menyiapkan contoh layout Lintasan Velodrome yang ideal untuk nomor speed maupun freestyle.
Selain itu, pihak cabor juga melihat kalau perbaikan Velodrome bisa memperkuat potensi untuk sport tourism di sana. Itu karena, saat digunakan untuk menggelar kejuaraan Lintasan Velodrome punya potensi menghadirkan penonton. Kondisi tersebut tidak hanya menguntungkan dari sisi pariwisata namun juga ada nilai ekonomi.
Meski begitu, rencana perbaikan Lintasan Velodrome masih membutuhkan waktu. Itu karena, venue tersebut berada dalam kepemilikan Provinsi Jawa Timur. Sedangkan untuk tanah yang berada di Velodrome milik Kota Malang. ”Harapannya, pengelolaan Velodrome bisa dialihkan ke Kota Malang agar venue tersebut bisa segera dibenahi,” ujar dia. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho