KABUPATEN, RADAR MALANG – Sejumlah pemain Arema FC dituntut bermain lebih berhati-hati saat melakukan pelanggaran dalam laga menghadapi PSM Makassar hari ini. Itu karena, berpotensi mendapatkan akumulasi kartu kuning dan harus absen dalam laga selanjutnya. Sosok tersebut di antaranya, Betinho Filho, Matheus Blade, Julian Guevara, Lucas Frigeri, dan Jayus Hariono.
Betinho Filho berpotensi terkena akumulasi untuk ketiga kali musim ini karena sudah mengantongi sembilan kartu kuning. Matheus Blade sudah mengoleksi enam kartu kuning. Sedangkan, Julian Guevara, Lucas Frigeri dan Jayus Hariono sama-sama mengumpulkan tiga kartu.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengungkapkan, perolehan kartu kuning memang sulit untuk dihindari. Itu karena, banyak situasi di pertandingan yang bisa membuat para pemainnya mendapatkan hal tersebut. ”Tetap saja kami harus berhati-hati agar tidak mengalami banyak kerugian (dalam pertandingan mendatang),” ujar dia.
Baca Juga: Hadapi PSM Makassar, Arema FC Tak Ingin Catatkan Hattrick Kekalahan Lagi
Menurut pria yang akrab disapa Inal, situasi tersebut jelas tidak menguntungkan bagi tim. Apalagi, empat pemain yang berada di ambang akumulasi kartu kuning adalah penggawa asing. Di mana dalam beberapa pertandingan terakhir rutin mengisi starting eleven tim dan diandalkan.
Dia melihat, saat nama-nama tadi berbarengan harus absen akan berdampak pada komposisi skuad saat menghadapi PSBS Biak. Sejauh ini, Inal dan tim pelatih memang tidak memberikan instruksi khusus soal pemain yang berpotensi absen akibat akumulasi kartu. Karena kondisi tersebut dapat memengaruhi penampilan mereka di lapangan.
Baca Juga: Pelatih Arema FC Marcos Santos Sebut Rio Fahmi Layak Masuk Timnas Indonesia
Menurutnya, bermain melawan PSM Makassar tidak boleh setengah-setengah. Itu karena, Juku Eja mempunyai kualitas yang membuat mereka bisa curi poin di Malang. Selain itu, mereka bertekad menang untuk bisa menjauh dari zona merah.
Berangkat dari kondisi tersebut, Inal ingin para pemain lebih fokus ke pertandingan terdekat. Menunjukkan performa maksimal ketika mendapatkan kesempatan bertanding. ”Selama pemain bisa mengurangi pelanggaran tidak perlu, saya percaya mereka bisa mengurangi potensi (kartu kuning) tersebut,” ungkap pria asal Bogor tersebut. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho