KABUPATEN-RADAR MALANG - Kemenangan atas PSM Makassar Sabtu lalu (9/5) tidak hanya memutus hasil minor Arema FC dalam dua laga terakhir. Namun juga menambah torehan clean sheet Singo Edan sampai pekan ke-32 BRI Super League. Lucas Frigeri dan kawan-kawan sukses mengakhiri delapan laga tanpa alami kebobolan.
Torehan tersebut melewati rekor nirbobol yang diraih musim lalu. Pada musim 2024/2025, Singo Edan mencatatkan enam clean sheet. Capaian itu diraih dengan penjaga gawang Lucas Frigeri.
Sedangkan pada kompetisi musim ini, torehan tersebut terbagi secara merata kepada dua kiper. Adi Satryo dan Frigeri sama-sama meraih empat clean sheet. Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos memandang catatan tersebut menunjukkan adanya perbaikan di aspek pertahanan.
”Kami mampu menjaga pertandingan terakhir tidak kemasukan sampai akhir laga, meski lawan melakukan banyak tembakan ke gawang,” ujar dia. Berdasar pengamatannya, Arema FC sukses menampilkan aksi bertahan yang solid. Tidak melakukan kesalahan saat lawan mendapat momentum menyerang.
Lalu, saat kehilangan bola, Betinho Filho cs juga tampil disiplin menjaga area pertahanan. Transisi bertahan berjalan cukup baik sehingga pemain PSM kesulitan memperoleh ruang tembak yang nyaman. Dampaknya, sejumlah peluang yang dilepaskan tim berjuluk Juku Eja lebih banyak melenceng dari gawang Singo Edan.
Selain itu, faktor penjaga gawang juga turut berpengaruh besar dalam mencatatkan clean sheet dalam laga itu. Frigeri bermain dengan baik. Menurutnya, catatan clean sheet yang terus bertambah memberi efek positif terhadap kepercayaan diri tim. ”Semoga torehan ini bisa terus kami peroleh di (dua) laga tersisa,” ungkap juru taktik berusia 46 tahun tersebut.
Di tempat terpisah, Gelandang Arema FC Julian Guevara menilai torehan clean sheet yang lebih baik daripada musim sebelumnya menandakan tim memiliki skema bertahan yang bagus. Karena itu, dia ingin torehan tersebut bisa dipertahankan sampai akhir musim. ”Kami harus menjaga momentum positif ini agar memudahkan kami dalam meraih kemenangan,” tandasnya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo