MALANG KOTA, RADAR MALANG - Keberhasilan Arema FC kembali lolos club licensing (lisensi klub) pada tahun 2026 ini meninggalkan beberapa pekerjaan rumah. Itu karena, lolos dengan status granted with sanction atau dengan persyaratan dan catatan. Singo Edan diharuskan melakukan perbaikan.
Menyadari hal itu, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi memastikan klub akan bergerak cepat menyesuaikan dengan catatan-catatan hasil lisensi klub. Seperti, kriteria administratif pelatih kiper dan pelatih fisik. Di mana, memerlukan penyesuaian kualifikasi sesuai standar terbaru yang ditetapkan.
”Kami menerima hasil ini (lisensi klub) dengan rasa syukur. Memang ada catatan terkait lisensi kepelatihan kiper dan pelatih fisik yang butuh penyesuaian kriteria,” kata pria kerap disapa Inal itu. Dia memastikan, pada siklus club licensing berikutnya poin tersebut sudah terpenuhi sesuai regulasi.
Baca Juga: Antisipasi Permainan Menunggu Badai Pasifik, Arema FC Siapkan Dua Skema Bongkar Pertahanan Lawan
Sebagai informasi, ada lima pilar penilaian yang ditetapkan federasi dan konfederasi dalam proses lisensi klub. Di antaranya, Sporting (Pembinaan usia muda dan pengembangan olahraga), Infrastructure (Fasilitas stadion dan latihan) Personnel & Administrative (Kualifikasi SDM dan manajemen), Legal (Aspek hukum dan legalitas entitas), dan Financial (Kesehatan keuangan dan audit).
Bagi manajemen Arema FC, lisensi bukan sekadar rutinitas administratif tahunan untuk berkompetisi di level nasional maupun Asia (AFC). Lebih jauh, merupakan fondasi untuk membangun kultur kerja yang sehat di internal klub. Sekaligus, menjadi salah satu gambaran jika Arema FC merupakan klub profesional.
Baca Juga: Berganti Wajah Berkali-kali, Ini Evolusi Logo Arema FC dari 1987 hingga Sekarang
”Prinsipnya, hasil lisensi ini menjadi dasar kami melangkah. Ini adalah wajah profesionalisme Arema FC,” kata Inal. Pria asal Bogor itu memastikan klub tak akan puas. Targetnya, ingin terus meningkatkan status lisensi klub hingga menjadi kultur pengelolaan di dalam klub.
Yusrinal juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga kepatuhan dan kepatutan terhadap segala regulasi yang berlaku. Klub percaya, dengan terpenuhinya aspek legal dan regulasi menjadikan Arema FC klub yang modern dan transparan. ”Kami berkomitmen untuk terus bertransformasi menjadi lebih baik,” pungkasnya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho