BANTUL, RADAR MALANG – Arema FC menutup pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan atas PSBS Biak, Jumat malam (15/5). Bermain di Stadion Sultan Agung, Singo Edan menang dengan skor mencolok 2-5.
Namun kemenangan besar itu ternyata belum membuat pelatih Marcos Santos benar-benar puas. Pelatih asal Brasil tersebut menilai timnya masih memiliki sejumlah kekurangan, terutama di lini pertahanan dan penyelesaian akhir.
Baca Juga: Arema FC Pesta Gol di Bantul, Tekuk PSBS Biak 2-5 lewat Brace Joel dan Dalberto
Marcos Santos Soroti Dua Gol PSBS Biak
Marcos mengatakan, Arema FC sebenarnya sudah mendominasi pertandingan sejak awal laga. Hal itu terlihat dari agresivitas lini depan yang menghasilkan lima gol melalui Gustavo Franca, brace Joel Vinicius, dan dua gol Dalberto Luan Belo.
Meski begitu, ia menyayangkan dua gol yang mampu dicetak PSBS Biak ke gawang Arema FC.
“Sayangnya, kami alami dua kali kebobolan yang seharusnya bisa kami hindari,” ujar Marcos saat konferensi pers setelah laga.
Untuk merespons situasi tersebut, Marcos melakukan beberapa perubahan dengan memasukkan Matheus Blade, Adi Satryo, dan Gabriel Silva.
Menurut dia, setelah pergantian pemain, permainan Arema FC menjadi lebih stabil dan mampu memutus alur serangan lawan.
Banyak Peluang Arema FC Terbuang
Selain kebobolan, Marcos juga menilai timnya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol dalam pertandingan tersebut.
Ia menyebut beberapa peluang emas gagal berbuah gol, termasuk dua hingga tiga kesempatan yang hanya membentur mistar gawang PSBS Biak.
“Seharusnya kami bisa lebih banyak (dalam mencetak gol), tetapi kondisi di pertandingan tadi cukup sulit di babak kedua,” katanya.
Marcos menilai hujan deras yang turun pada babak kedua cukup mempengaruhi permainan tim. Aliran bola yang tersendat membuat sejumlah momentum serangan Arema FC gagal dimaksimalkan.
Baca Juga: Update Transfer Arema FC, Achmad Maulana Stay Bersama Singo Edan Dua Musim
Walisson Maia Sebut Arema FC Belum Maksimal
Senada dengan Marcos, bek tengah Walisson Maia juga mengaku timnya belum tampil sepenuhnya maksimal meski meraih kemenangan besar.
Menurut pemain berusia 34 tahun itu, Arema FC sebenarnya punya peluang untuk mengunci pertandingan lebih cepat dan menghindari kebobolan.
“Terlepas dari itu, tujuan utama kami adalah menang. Dan kami berhasil mencapai hal tersebut malam ini,” ujarnya.
Kemenangan tersebut membuat Arema FC naik ke peringkat sembilan klasemen sementara dengan koleksi 45 poin. Singo Edan menggeser Persita Tangerang dan menyamai poin Bali United FC yang masih menyisakan satu pertandingan.
Editor : Aditya Novrian