KOTA MALANG, RADAR MALANG - Kejuaraan yang diikuti Wushu Kota Malang tidak hanya menjadi ajang untuk menambah koleksi prestasi. Lebih dari itu, turnamen resmi juga dimanfaatkan tim pelatih untuk memantau perkembangan kemampuan atlet. Sebab, kualitas dan mental tanding atlet dinilai lebih terlihat saat menghadapi berbagai lawan di pertandingan sesungguhnya.
Pelatih Wushu Sanda Kota Malang Fandy Alfian Chaniago menjabarkan, pihaknya akan mengikuti kejuaraan daerah (Kejurda) Piala Wali Kota Surabaya pada 4-7 Juni mendatang. Akan turun di semua nomor yang Sanda yang dipertandingkan. Termasuk ikut kelas ringan pada 48 kilogram sampai berat 60 kilogram ke atas.
”Untuk kejuaraan mendatang kami memang ikut di semua kelas untuk melihat perkembangan atlet,” ujar dia. Fandy menilai, tidak bisa mengandalkan latihan untuk melihat progres anak asuhnya. Mereka membutuhkan perbandingan ideal dengan para atlet menghadapi lawan-lawan dari kontingen lain.
Baca Juga: Cabor Muay Thai Kota Batu Rekrut Atlet dari Cabor Karate-Taekwondo
Dari perlombaan tersebut, para atlet juga bisa mengetahui apa yang menjadi kekurangan dan aspek perlu dievaluasi. Dia mencontohkan apabila pukulan lemah, maka perlu mengasah aspek tersebut pada sesi latihan. Kemudian saat atlet, berhasil menunjukkan tendangan yang efektif, maka harus terus ditingkatkan lagi.
Baca Juga: Gateball Kota Malang Raih Prestasi dengan Atlet Debutan
Fandy menambahkan, keikutsertaan cabor di kejuaraan tersebut dapat menguntungkan bagi Wushu Kota Malang. Sebab, lawan-lawan yang dihadapi juga cukup kompetitif. ”Tidak hanya dari kawasan lain, tetapi juga dari Surabaya juga. Kami bisa mengetahui kekuatan mereka seperti apa apabila kami berhadapan dengan mereka di sana,” tambah dia. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho