Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Waspadai Kebangkitan PSIM Jogjakarta, Arema FC Siapkan Antisipasi Meredam Permainan Lawan

M. Affan Fauzan • Rabu, 20 Mei 2026 | 14:30 WIB
HADAPI LAGA SULIT: Penyerang Arema FC Dalberto Luan Belo (kiri) mendapatkan pengawalan ketat dari Center Back PSIM Jogjakarta Franco Ramos Mingo dalam laga BRI Super League putaran pertama. (Foto: MO Arema FC)
HADAPI LAGA SULIT: Penyerang Arema FC Dalberto Luan Belo (kiri) mendapatkan pengawalan ketat dari Center Back PSIM Jogjakarta Franco Ramos Mingo dalam laga BRI Super League putaran pertama. (Foto: MO Arema FC)

 KABUPATEN-RADAR MALANG - Pertandingan Arema FC melawan PSIM Jogjakarta berpotensi menghadirkan duel menarik Jumat nanti (22/5). Satu indikasi, baik Singo Edan maupun Laskar Mataram-julukan PSIM- tengah berada dalam tren positif di dua laga terakhir. Baik Arema FC dan PSIM sama-sama sukses menyapu bersih dua pertandingan itu dengan kemenangan.

 Selain sama-sama meraih kemenangan, kedua tim juga tengah dalam produktivitas gol yang positif. Arema FC mampu mencetak tiga gol saat menghadapi PSM Makassar dan lima gol kala berjumpa dengan PSBS Biak. Sementara pemain PSIM Jogjakarta, menunjukkan ketajaman lewat dua gol kala berjumpa Malut United FC dan Madura United FC.

 Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos memandang pertandingan pemungkas bakal lebih sulit jika dibandingkan melawan PSBS Biak. Itu karena, lawan yang dihadapi juga berada dalam motivasi tinggi. ”Mereka pasti datang dengan ambisi besar dan menyulitkan langkah kami (meraih tiga poin) di kandang,” ujar dia.

 Juru taktik asal Brasil itu memprediksi, penggawa PSIM juga mengincar happy ending dalam laga terakhir musim ini. Sebelum memperoleh dua kemenangan beruntun, Laskar Mataram mengalami periode negatif dengan tidak pernah menang dalam delapan laga beruntun. Berangkat dari itu, kebangkitan PSIM saat ini tidak akan diabaikan tim pelatih dan pemain Singo Edan.

 Selain itu, Marcos memandang kalau tim promosi selalu bertekad bersaing dengan tim yang sudah lama berkiprah di Super League. Karena itu, komposisi skuad PSIM Jogjakarta tak boleh dipandang sebelah mata dan wajib diantisipasi. Dia mencontohkan pada pertemuan putaran pertama, Singo Edan hampir rasakan kekalahan.

 Pelatih berusia 46 tahun memastikan, bakal mempersiapkan skema khusus untuk meredam serangan-serangan yang dilancarkan penyerang PSIM. Lalu, juga menyiapkan strategi untuk membongkar pertahanan tim identik kostum biru tersebut. ”Kami harus bermain lebih berani untuk menguasai pertandingan. Dengan cara itu tim punya peluang lebih besar untuk mencetak gol dan mudah mengantisipasi perlawanan (serangan) mereka,” ujar dia. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
#Arema FC #BRI Super League 2025/2026 #Singo Edan