KABUPATEN-RADAR MALANG – Finis di posisi lebih baik pada musim 2025/2026 tak membuat manajemen Arema FC puas. Capaian itu mendorong Singo Edan semakin termotivasi untuk mencatatkan prestasi lebih baik musim depan. Ada beberapa target jadi bidikan klub, salah satunya kembali berlaga di kejuaraan internasional.
”Salah satu target kami ke depan, bisa kembali ikut (tampil) di kompetisi tingkat Asia,” ujar General Manajer Arema FC Yusrinal Fitriandi. Menurutnya, Singo Edan sudah lama tak tampil di ajang level tersebut. Karena itu, akan jadi hal yang luar biasa saat bisa mewujudkannya.
Untuk bisa memenuhi target tersebut, klub bakal membangun ”jalan” menuju kompetisi Asia. Hal pertama yang akan dilakukan, membuat skuad Singo Edan semakin kompetitif bersaing di Super League 2026/2027. Itu menyusul, syarat mengikuti kejuaraan itu harus berada di papan atas klasemen.
”Harapannya, dengan kami membangun kedalaman skuad yang semakin baik, bisa membuat performa Arema FC konsisten sampai akhir musim,” kata pria asal Bogor tersebut. Musim ini Singo Edan akan mempertahankan 50 persen skuad musim 2025/2026. Akan menambah penggawa yang bisa semakin memperkuat tim.
Sedangkan pada kompetisi musim 2025/2026, Adi Satryo dan kawan-kawan mampu mengamankan posisi kesembilan. Itu sekaligus jadi torehan terbaik klub dalam empat musim terakhir. Mengakhiri tren Arema FC yang dalam tiga musim terakhir selalu finis di luar posisi sembilan besar.
Musim lalu, Singo Edan menutup kompetisi dengan berada di posisi 10. Kemudian menempati urutan 15 pada musim 2023/2024 dan posisi 12 pada Liga 1 2022/2023. Tidak cuma dari posisi di klasemen, peningkatan juga tampak dari perolehan poin.
Musim 2025/2026 ditutup dengan koleksi 48 poin. Menjadi raihan tertinggi Arema FC dalam empat musim terakhir. Sekaligus melewati catatan musim lalu yang berjumlah 47 poin.
”Setelah melalui progres selama empat musim, ini menjadi musim yang terbaik menurut manajemen,” ujar dia. Berdasar pengamatannya, hasil tersebut terjadi karena beberapa faktor. Seperti mendatangkan staf pelatih yang kompeten. Lalu penggawa lokal dan asing yang ada di tim sesuai kebutuhan. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo