Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Kota Malang Minta Angkot Pelajar Bawa Minimal 8 Penumpang

A
DISOROT DEWAN: Salah satu angkot pelajar di rute 15 berhenti di depan SMAN 2 Malang, kemarin. Tidak semua rute peminatnya tinggi. (Darmono/Radar Malang)
DISOROT DEWAN: Salah satu angkot pelajar di rute 15 berhenti di depan SMAN 2 Malang, kemarin. Tidak semua rute peminatnya tinggi. (Darmono/Radar Malang)

Advertisement

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Operasional angkutan pelajar pada bulan pertama dinilai belum efektif. Utamanya terkait angka keterisian penumpang di beberapa rute.

Merespons itu, DPRD Kota Malang mendesak adanya evaluasi agar anggaran yang digelontorkan tidak sia-sia. Seperti diberitakan sebelumnya, terdapat beberapa rute yang masih belum ramai peminatnya.

Seperti rute 3 Bukit Dieng ke SMPN 30 Malang. Kemudian rute 4 SMPN 24 menuju SMPN 22, dan Rute 9 SMPN 15 menuju Jurang Wungu. 

Advertisement

Anggota Komisi C DPRD Kota Malang Arief Wahyudi menuturkan, dari hasil rapat bersama Pemkot Malang, baru ada 66 angkot yang beroperasi.

Jika seluruh target armada terpenuhi, estimasinya ada 700 pelajar yang bisa menggunakan moda transportasi gratis tersebut. 

Namun, lanjut Arief, beberapa angkot tidak membawa penumpang dengan jumlah maksimal. Bahkan menurut dia, ada laporan angkot tidak membawa penumpang karena sepinya peminat di rute tersebut. 

Advertisement

”Meski hitungannya per kilometer bukan per orang, tidak berarti angkot boleh membawa penumpang yang kosong,” tegasnya. Dia menekankan, program angkutan pelajar seharusnya bisa menjangkau lebih banyak murid. Agar penggunaan kendaraan pribadi bisa dikurangi.

Untuk itu, pemkot maupun koperasi harus memiliki sistem pengawasan yang baru. ”Minimal bisa membawa delapan orang, jangan sampai tidak ada penumpang terus berangkat,” imbuh legislator dari dapil Klojen itu. 

Menurut Arief, ada beberapa cara untuk memantau jumlah penumpang angkutan pelajar. Paling sederhana bisa meminta sopir melaporkan operasionalnya setiap hari. Syaratnya harus menyertakan foto.

Opsi lainnya yakni pengawasan di setiap rute untuk melihat keterisian penumpang. Di sisi lain, legislatif juga menyadari untuk menambah minat atau penumpang angkutan pelajar membutuhkan waktu. 

Advertisement

Artikel Terkait

Persiapan Angkot Pelajar Capai 95 Persen, Tiap Armada Bakal Ditempeli Stiker Khusus

Persiapan Angkot Pelajar Capai 95 Persen, Tiap Armada Bakal Ditempeli Stiker Khusus

”Angkutan pelajar akan ditempeli stiker, desainnya sudah ada. Tinggal diperbanyak,” terang Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra.

Operasional Angkot Pelajar di Kota Malang Tunggu Mekanisme Penyaluran Subsidi

Operasional Angkot Pelajar di Kota Malang Tunggu Mekanisme Penyaluran Subsidi

Subsidi dari pemkot bakal disalurkan lewat koperasi angkot, bukan langsung ke sopirnya.

Program Angkot Pelajar Gratis di Kota Malang Bisa Beroperasi Mulai Tahun Ajaran Baru 2026/2027

Program Angkot Pelajar Gratis di Kota Malang Bisa Beroperasi Mulai Tahun Ajaran Baru 2026/2027

”Dalam waktu dekat ini akan dimulai. Kemungkinan bersamaan dengan tahun ajaran baru,” terang Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer