RADAR MALANG-Tiga atlet asal Kabupaten Malang jadi wakil Indonesia di ajang ASIAN Modern Pentathlon Championship (AMPC) 2026. Dalam kejuaraan tersebut, satu atlet berhasil membawa pulang medali perunggu di nomor relay U-19 putra. Meski belum meraih hasil maksimal, torehan itu membuka peluang mereka kembali masuk Pelatnas.
Wakil Ketua Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Kabupaten Malang Dynar Putra Hidayatullah menjelaskan, Pengurus Besar (PB) MPI memang tidak membebani atlet yang bertanding di AMPC untuk meraih medali. Itu karena, perlombaan untuk atlet U-17 dan U-19 berskala asa itu jadi ajang pertama kali diikuti MPI. Tiga atlet dari Kabupaten Malang yang diwakili Nisrina Aira, Defiana Tharisa, dan Steven Abrian juga menjalani laga debut di ajang itu.
”Persaingan di level Asia sangat berat. Kami harus menghadapi negara yang sangat familiar dengan MPI seperti Uzbekistan, Kirgistan, Tajikistan, dan China Taipei,” ujar dia. Meski begitu, anak asuhnya mampu tampil kompetitif menghadapi kontingen dari negara lain. Nisrina dan Defiana konsisten berada di peringkat 10 besar. Sementara Steven meraih medali perunggu di nomor relay putra.
Bagi Dynar, hasil tersebut bisa jadi bekal penting untuk mengikuti pelatnas. Sebab, partisipasi mereka di ajang internasional bisa mendapatkan tambahan poin. Nantinya, hal tersebut bisa membantu mereka mengikuti kejuaraan yang lebih bergengsi. ”Itu bisa menjadi tambahan agar membuka peluang mengikuti PON dan SEA Games,” ujar dia. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo