KABUPATEN-RADAR MALANG – Perhatian manajemen Arema FC tak sekadar tertuju kepada prestasi tim di kompetisi. Mereka juga mulai memperkuat industri olahraga yang ada di tubuh klub. Salah satu langkah yang dipersiapkan bakal menunjuk, Chief Business and Commercial Officer (CBO) baru.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menjabarkan, setelah tragedi Kanjuruhan klub berfokus untuk memperkuat empat pilar strategis. Di antaranya membangun komposisi tim yang memiliki daya saing tinggi di kompetisi Super League, memperbaiki hubungan dengan stakeholder Aremania, memperkuat jaringan kerja sama dengan media. Sementara pilar keempat adalah mempertahankan dan meningkatkan valuasi klub di industri sepak bola melalui ekspansi bisnis.
”Sejauh ini tiga pilar pertama sudah menunjukkan perkembangan yang bagus. Karena itu, memasuki tahun keempat dan kelima kami mulai semakin memperkuat ke sektor bisnis,” ujar dia. Menurutnya, Singo Edan memerlukan pendapatan dari sumber yang lebih beragam. Tidak hanya mengandalkan sumber-sumber lama saja.
Di antaranya, pendapatan dari tiket pertandingan laga kandang. Pemasukan dari sponsor dan pendapatan dari Store Arema FC.
Karena hal itu, pria yang akrab disapa Inal bakal menunjuk satu sosok yang akan menjabat sebagai Chief Business and Commercial Officer (CBO). Peran tersebut akan mulai aktif bekerja pada awal Juni ini. Diharapkan, posisi tersebut bisa membantu klub dalam menyusun strategi bisnis dan pengembangan komersial.
Dia menambahkan, sosok yang akan mengisi posisi tersebut memiliki rekam jejak yang cukup baik di bidang bisnis. Tidak hanya berpengalaman di sektor ritel, tetapi juga pernah bekerja di salah satu klub sepak bola Indonesia dengan jabatan serupa. Meski demikian, Inal masih enggan mengungkap identitasnya dan meminta publik menunggu pengumuman resmi dari klub.
Di sisi lain, Arema FC juga mulai membangun sejumlah unit usaha yang dapat berdiri secara mandiri. Salah satunya, Arema Store yang saat ini telah berjalan sebagai unit bisnis tersendiri. Khususnya dalam pengelolaan merchandise resmi klub. Harapannya, langkah tersebut bisa mendorong Singo Edan menjadi klub yang lebih profesional. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo