KABUPATEN – RADAR MALANG- Tim pelatih Arema FC menerapkan pendekatan berbeda pada latihan perdana sebelum menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Robi Darwis dan kawan-kawan tidak start menempa diri di lapangan sepak bola seperti musim lalu. Tetapi, lebih dulu mengikuti program penguatan di gym hari ini (2/7).
Program latihan itu sejatinya bukan hal baru bagi penggawa Singo Edan. Sejak putaran kedua kompetisi musim 2025/2026, Pelatih Kepala Marcos Santos rutin menggelar sesi latihan di pusat kebugaran sebagai tahapan awal sebelum latihan di lapangan. Pola tersebut diterapkan tidak hanya saat jeda kompetisi, namun juga setelah tim menjalani pertandingan.
”Metode ini (latihan di gym) sudah sering diterapkan klub-klub sepak bola di berbagai belahan dunia untuk menjaga kondisi (atau memulai persiapan) fisik pemain,” ujar Marcos. Menurutnya, program tersebut efektif membangun fondasi kebugaran penggawa tim setelah lama tidak menjalani aktivitas dengan intensitas tinggi. Dalam sesi latihan itu, menu penguatan akan dilahap para pemain
Selain itu, dalam sesi latihan tersebut tim pelatih juga akan melihat sejauh mana level kebugaran pemain setelah libur. Data yang didapatkan akan jadi patokan sebelum memberikan menu latihan selanjutnya. Marcos ingin setiap program latihan yang diberikan kepada pemain maksimal.
Pelatih asal Brasil itu juga ingin menghindari problem kaki pemain akibat program latihan yang tak tepat. Dia melihat, penggawa tim berpotensi menghadapi potensi itu pada pekan awal latihan. Penyebabnya, kondisi pemain belum benar-benar seratus persen.
”Program ini (latihan di gym) bukan hanya tambahan saja. Tapi, start awal penting untuk tim pelatih dan pemain,” paparnya. Juru taktik berusia 46 tahun itu ingin semua persiapan dilakukan secara terukur. Dia ingin anak asuhnya berkembang secara positif dalam satu bulan ini.
Di tempat terpisah, Pelatih Fisik Arema FC Siswantoro mengungkapkan, latihan di gym sangat bagus untuk pemain yang sebelumnya menjalani masa libur panjang. Itu karena, tahapan fisik yang dijalankan terbilang ringan jika dibanding dengan latihan di lapangan langsung. ”Latihan ini (di gym) dapat meningkatkan kondisi fisik secara bertahap dan sangat membantu para pemain sebelum kembali ke lapangan,” tambahnya.
Menurutnya, tim pelatih sudah menyiapkan beberapa program latihan. Pada pekan pertama, fokusnya mengembalikan kebugaran. Menyusun fondasi fisik sebelum mengarungi kompetisi musim depan. Harapannya, semua pemain sudah gabung latihan. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo