KABUPATEN MALANG, RADAR MALANG - Manajemen Arema FC mulai mempersiapkan diri untuk memenuhi standar klub untuk berlaga di kompetisi Asia. Salah satu langkah yang dilakukan Singo Edan dengan meningkatkan lisensi dua anggota staf kepelatihan agar sesuai dengan ketentuan AFC. Upaya tersebut juga menjadi tindak lanjut atas hasil Club Licensing 2026 yang masih menyisakan sejumlah catatan.
Dua pelatih yang akan kembali kursus di antaranya, Pelatih Kiper Tiago Simoes dan Pelatih Fisik Carlos Airon. Tiago baru saja menuntaskan lisensi khusus penjaga gawang di Brasil selama jeda kompetisi. Sementara Carlos telah menyelesaikan lisensi Pelatih Fisik CONMEBOL A sebelum kompetisi musim lalu berakhir.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menjelaskan, langkah tersebut dilakukan usai mendapatkan hasil dari Club Licensing 2026. Pada waktu itu, Arema FC dinyatakan lolos dengan status bersyarat. Satu penyebabnya, karena administratif staf pelatih belum sesuai standar.
”Ada catatan mengenai lisensi pelatih kiper dan pelatih fisik yang perlu disesuaikan dengan kriteria AFC. Karena itu, kami mempercepat proses (lisensi) pelatih keduanya agar persyaratan tersebut bisa segera dipenuhi,” ujarnya.
Dia menjelaskan, memberikan upgrade lisensi kepelatihan memberikan banyak keuntungan untuk klub. Arema FC bisa mengikuti kompetisi yang lebih tinggi tanpa perlu terkendala urusan administrasi dari staf pelatih. Sementara itu, pengalaman yang didapatkan selama menimba ilmu bisa memberikan efek positif terhadap performa pemain sebelum kompetisi musim 2026/2027.
Pria yang akrab disapa Inal itu berharap, dengan terpenuhinya lisensi pelatih itu bisa membuka jalan ke kompetisi Asia. Arema FC akan memulai mimpi dengan mempersiapkan klub dengan sebaik mungkin. ”Semoga saja kami bisa mewujudkan hal tersebut, karena bermain di Asia adalah salah satu target kami (musim depan),” katanya.
Di tempat terpisah, Pelatih Fisik Arema FC Carlos Airon mengungkapkan, kalau dirinya mengurus lisensi kepelatihan CONMEBOL A pada April lalu. Dia bisa langsung mengikuti tahapan tertinggi untuk pelatih fisik karena sejumlah hal. Salah satunya, memiliki pengalaman 10 tahun sebagai pelatih fisik.
”Sebelum saya bisa mendapatkan Lisensi A (CONMEBOL), saya sudah bekerja sebagai pelatih fisik dengan gelar saya sebagai sarjana di bidang Pendidikan Jasmani, pascasarjana di bidang fisiologi dan lisensi pelatih fisik dari CBF (Federasi Sepak Bola Brasil),” tambahnya. Dia berharap, bisa memberikan yang terbaik untuk Singo Edan. (zan/gp)
Lisensi Staf Pelatih Arema FC
Pelatih Kepala
Marcos Santos
Lisensi Kepalatihan: CONMEBOL Pro
Asisten Pelatih
Andre Caldas
Lisensi Kepalatihan: CONMEBOL Pro
Pelatih Fisik
Carlos Airon
Lisensi Kepalatihan: Physical Coach CONMEBOL A
Asisten Pelatih Fisik
Siswantoro
Lisensi Kepalatihan: AFC A
Pelatih Kiper
Tiago Simoes
Lisensi Kepalatihan: Goalkeeper License CBF
Asisten Pelatih Kiper
Galih Firmansyah
Lisensi Kepalatihan: AFC C
Editor : A. Nugroho