MALANG, RADAR MALANG – Nita Violina Marwah menjadi salah satu pemain kunci ganda campuran Indonesia di BWF World Championships 2026, usai dua pasangan senior lain dicoret buntut dugaan match fixing.
Baca Juga: Dari Rekan Ganda Campuran ke Pelaminan, Leo dan Indah Ucap Akad di Mekkah
Nita lahir di Majalengka, Jawa Barat, pada 25 Maret 2001. Ia mengawali karier di klub Exist Jakarta dan sempat menjadi bagian tim junior nasional peraih Piala Suhandinata pertama Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior BWF 2019.
Prestasinya di level tim terus berlanjut usai menjadi bagian skuad putri Indonesia peraih gelar Kejuaraan Beregu Asia 2022, bahkan sempat dipercaya menjadi kapten Tim Uber Indonesia di tahun yang sama.
Sebelum beralih ke ganda campuran, Nita dikenal sebagai spesialis ganda putri berpasangan dengan Putri Syaikah, sempat menembus peringkat 35 dunia bersama.
Kariernya di ganda campuran mulai menanjak usai berpasangan dengan Amri Syahnawi, dengan pencapaian tertinggi menembus peringkat 16 dunia pada Maret 2026.
Selain performa di lapangan, Nita dikenal sebagai atlet yang religius, sering menyelipkan ucapan syukur "Alhamdulillah" dalam setiap komentarnya usai bertanding, baik menang maupun kalah.
Baca Juga: Belajar dari Kasus 2021, Investigasi Match Fixing BWF Bisa Makan Waktu Bertahun-tahun
Kini, dengan pengalaman panjangnya di level tim maupun individu, Nita diharapkan mampu membawa performa terbaik bersama Amri untuk mengangkat nama ganda campuran Indonesia di New Delhi.
Editor : Aditya NovrianSumber : sumber dari berbagai sumber