Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Meski Ramah Lingkungan, Sepeda Listrik Juga Punya Kelemahan. Berikut Daftarnya

Aditya Novrian • Senin, 20 Mei 2024 | 00:42 WIB

Ilustrasi sepeda listrik. (Pinterest)
Ilustrasi sepeda listrik. (Pinterest)

RADAR MALANG – Sepeda listrik sejauh ini yang kita ketahui hanya keunggulannya saja.

Dengan mengandalkan tenaga listrik, tentu saja tidak sepeda listrik tidak mengeluarkan gas emisi seperti kendaraan bermotor pada umumnya.

Tentu saja mengurangi polisi udara dan pemanasan global yang kian bertambah.

Tetapi ada poin-poin juga yang perlu kamu pertimbangan apabila kamu ingin mencoba menjadi pengguna sepeda listrik.

  1. Harga Pembelian Di Awal

Jika dibandingkan dengan sepeda konvensional memang di awal pembelian sepeda listrik memiliki harga yang lebih mahal.

Umumnya ada di kisaran Rp 3-6 juta untuk harga normal, sementara di atas harga itu biasanya memiliki seat penumpang yang lebih leluasa.

Walaupun harga pembelian lebih mahal di banding sepeda konvensional, tetapi biaya operasional lebih rendah di bandingkan sepeda motor.

Sepeda motor menggunakan bahan bakar bensin dan biaya operasional perawatan yang rutin.

Sementara sepeda listrik cukup dengan listrik saja.

  1. Ketergantungan pada Teknologi

Sepeda listrik ini walaupun memang pengisian dayanya menggunakan listrik, tetapi jantungnya tetaplah baterai.

Dan baterai biasanya memiliki umur atau jangka hidupnya terbatas, butuh untuk diganti setelah beberapa tahun penggunaan.

  1. Waktu Pengisian Baterai

Mengisi daya listrik sepeda listrik berbeda dengan bahan bakar sepeda motor.

Sepeda listrik hanya disalurkan dengan kabel, jadi kamu tidak bisa membutuhkan sepeda listrik ini dengan cepat jika sedang mengisi daya.

Biasanya untuk mengisi daya yang maksimal setidaknya kamu membutuhkan waktu 4-6 jam.

  1. Jarak Tempuh Terbatas

Masih bersambung dari poin sebelumnya.

Dalam waktu pengisian daya sekitar 4-6 jam, sepeda listrik bisa bertahan hingga penggunaan sejauh kurang lebih 50 km.

Jadi memang penggunaannya cocok untuk jarak dekat saja, seperti di dalam kota.

Tapi dengan ukuran kecil dan compact kamu bisa menyalip kemacetan kendaraan.

  1. Waspadai Hujan

Berbeda dengan sepeda motor biasa yang tahan air, apakah sepeda listrik tahan air?

Itu kembali ke klaim masing-masing brand, tetapi biasanya kalau hanya hujan ringan, genangan air, dan cipratan tidak masalah.

Tetapi memang tidak cocok untuk cuaca hujan badai dan banjir.

Ada baiknya pula saat kamu memakirkan sepeda listrik taruh di tempat yang tertutup.

Karena air bisa mengganggu arus listrik dan kinerja dari sepeda listrik dan menyebabkan kemungkinan konslet.

Kendati begitu, sepeda listrik juga bisa menjadi altenatif bersepeda manual dan menjaga kesehatan tubuh kamu dengan berolahraga. (Ronaa Salasabiil Rochma)

 

 

Editor : Aditya Novrian
#Otomoti #sepeda listrik