KABUPATEN - Nama- nama Calon legislatif (caleg) petahana masih mendominasi DPRD Kabupaten Malang.
Berdasar penghitungan akhir KPU Kabupaten Malang, 62 persen nama caleg DPRD yang lolos ke parlemen adalah mereka yang periode ini menjabat sebagai anggota dewan.
Dari total 50 kursi DPRD Kabupaten Malang yang diperebutkan, 31 di antaranya didapatkan caleg petahana.
Ada tiga daerah pemilihan (dapil) yang dominan dengan wajah lama.
Yang pertama dari dapil III (Donomulyo, Pagak, Bantur, Sumbermanjing Wetan, dan Gedangan).
Selanjutnya dari dapil IV (Kalipare, Sumberpucung, Pakisaji, Ngajum, Kromengan, dan Wonosari).
Yang terakhir dari dapil VII (Poncokusumo, Wajak, Tajinan, Tumpang, dan Jabung).
Sementara dari dapil lainnya, seperti dapil I (Gondanglegi, Kepanjen, Bululawang, dan Pagelaran), ada dua petahana yang mendapat suara banyak.
Yakni Masfufah dari PKB dan M. Risqi Irvansyah dari Partai Gerindra.
Kemudian dari dapil II (Dampit, Ampelgading, Turen, dan Tirtoyudo) ada tiga orang lama yang dominan.
Yaitu Kuncoro dari PKB, Rahmat Kartala dari Gerindra, dan Venny Ayu Soraya dari PDIP.
Berdasar data yang diterima Jawa Pos Radar Malang, Dapil III dimenangkan enam orang petahana.
Mereka adalah M. Kholiq dan Mahrus Ali dari PKB, Fitri Yuhana dari Gerindra, Suma’i dari PDIP, Sudarman dari Golkar, dan Abdul Ghofur dari NasDem.
Hal serupa juga terjadi di dapil IV.
Di sana ada enam caleg petahana yang menang.
Di antaranya Busilan dan Fatur Rohman dari PDIP, Ahmad Andi dari NasDem, Dofic Soro Anggono dari Golkar, Sutrisno dari Hanura, dan Abdul Rokhim dari PKB.
Terakhir, dari dapil VII juga diisi enam wajah lama.
Antara lain Ali Murtadlo dan M. Fauzi dari PKB, Darmadi dan Tantri Bararoh dari PDIP, Miskat dari Golkar, dan Amarta Faza dari NasDem.
Berdasar rekap akhir KPU, diketahui ada perubahan jumlah kursi partai di DPRD Kabupaten Malang.
PDIP dan Gerindra sama-sama mendapatkan tambahan satu kursi. Sementara perolehan kursi PKB berkurang satu.
”Kami bersyukur, tahun ini kami masih di atas. Dari yang awalnya 12 kursi menjadi 13 kursi,” ujar Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto saat ditemui kemarin (6/3).
Jumlah suara yang diperoleh PDIP pun meningkat.
Pada pemilu 2019, mereka memperoleh total 330.977 suara.
Sedangkan pada pemilu 2024 ini memperoleh total 352.407 suara.
Dengan perolehan suara tersebut, PDIP menjadi partai dengan perolehan suara terbanyak di Kabupaten Malang.
Sehingga, berkesempatan untuk menduduki kursi ketua dewan.
Namun, mekanisme pemilihannya masih belum ditentukan.
”Pemilihan ketua dewan masih dilakukan bulan Agustus nanti,” tambah Didik.
Selanjutnya, PKB menjadi peraih suara kedua terbanyak. Totalnya 291.344 suara.
Jumlah itu juga meningkat dibanding perolehan suara pada pemilu 2019.
Saat itu, mereka membukukan 290.045 suara.
”Perolehan suara kami memang meningkat, tetapi perolehan kursinya menurun,” ujar Ketua DPC PKB Kabupaten Malang H M. Kholiq.
Perolehan kursi PKB pada pemilu 2019 lalu mencapai 12 kursi.
Sedangkan, pada pemilu 2014 ini hanya 11 kursi.
Menurut Kholiq, penurunan kursi tersebut terjadi karena ada peningkatan suara dari partai lainnya.
Menurut data, penurunan jumlah kursi PKB terjadi di dapil 1 dan dapil 2.
”Di dapil 1 dulu PKB dapat dua kursi, sedangkan PDIP satu kursi. Sekarang PDIP dapat dua kursi, sedangkan PKB satu kursi,” kata pria yang menjadi Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Malang itu.
Hal serupa juga terjadi di dapil 2.
Dulu PKB dapat dua kursi.
Sementara pada Pemilu 2024 giliran Gerindra yang dapat dua kursi.
Meski menurun, PKB tetap berhak menduduki kursi pimpinan DPRD Kabupaten Malang.
Mereka akan mendapat jatah kursi untuk wakil ketua I.
Anggota legislatif yang akan duduk di kursi tersebut akan ditentukan berdasar rekomendasi DPP.
Dengan ketentuan, setidaknya anggota legislatif tersebut memiliki suara yang besar.
Serta masuk dalam struktur kepengurusan partai.
Serupa dengan PDIP, Partai Gerindra juga mendapat tambahan kursi.
Dari yang sebelumnya 7 kursi menjadi 8 kursi.
Dari jumlah perolehan itu, empat di antaranya didapatkan oleh petahana.
Perolehan suara Gerindra juga meningkat drastis pada Pemilu 2024.
Pada pemilu 2019 mereka mendapat 152.504 suara.
Sementara pada pesta demokrasi tahun ini mereka mendapat 255.939 suara.
Dengan peningkatan itu, Gerindra menjadi partai ketiga dengan perolehan suara terbanyak di Kabupaten Malang.
Mereka berkesempatan untuk duduk di kursi pimpinan dewan.
”Setiap caleg terpilih berpotensi menjadi pimpinan dewan. Namun, pemilihannya nanti disesuaikan dengan mekanisme partai,” kata Ketua DPC Gerindra Kabupaten Malang Chusni Mubarok.
Dia menyebut beberapa indikator yang menjadi pertimbangan dalam penentuan pimpinan dewan.
Seperti caleg dengan jumlah suara banyak. Serta memiliki dedikasi dan loyalitas terhadap partai.
Itu bisa dibuktikan dengan sumbangsihnya dalam struktur organisasi partai.(yun/by)
GRAFIS NAMA CALEG DPRD KABUPATEN MALANG DENGAN SUARA TERBANYAK DI SEMUA DAPIL
DAPIL I
- M. Hafidz (PDIP): 27.840 suara
- M. Risqi Irvansyah (PDIP): 8.254 suara
- Masfufah (PKB): 6.026 suara
- Imam Supi’i (PDIP): 7.893 suara
- Fakih (Golkar): 6.381 suara
- Sudha (Nasdem): 8.828 suara
- Abdullah Aziz (PKS): 4.503 suara
DAPIL II
- Venny Ayu Soraya (PDIP): 17.628 suara
- Rahmat Kartala (Gerindra): 23.802 suara
- Kuncoro (PKB): 15.256 suara
- Rodiyah Ahla Samar (Golkar): 14.895 suara
- Agung Dwi Susanto (Nasdem): 9.728 suara
- Zulham Akhmad Mubarok (PDIP): 11.360 suara
- Aris Waskito (Gerindra): 9.380 suara
DAPIL III
- Suma’i (PDIP): 12.442 suara
- Kholiq (PKB): 17.226 suara
- Fitri Yuhana (Gerindra): 9.482 suara
- Sudarman (Golkar): 18.195 suara
- Sugianto (PDIP): 12.237 suara
- Mahrus Ali (PKB): 9.554 suara
- Abdul Ghofur (Nasdem): 6.147 suara
DAPIL IV
- Busilan (PDIP): 10.111 suara
- Abdur Rokhim (PKB): 9.998 suara
- Alayk Mubarok (Gerindra): 17.094 suara
- Dofic Soroanggomo (Golkar): 7.035 suara
- Fathur Rohman (PDIP): 6.284 suara
- Achmad Andi (Nasdem): 7.754 suara
- Sutrisno Murdi (Hanura): 11.947 suara
DAPIL V
- Abdul Qodir (PDIP): 7.755 suara
- Muslimin (PKB): 13.926 suara
- Feri Andi Suseko (Gerindra): 10.990 suara
- Sodikul Amin (Nasdem): 9.724 suara
- M. Khoirun (Golkar). 6.520 suara
- Sih Purwaningtyas (PDIP): 6.387 suara
- Choirul Umah (PKB): 10.340 suara
DAPIL VI
- Abdullah Satar (PKB): 11.615 suara
- Sudjono (Golkar): 15.690 suara
- Redam Guruh (PDIP): 7.935 suara
- Zia’ul Haq (Gerindra): 11.415 suara
- Syaiful Rosyid (PKS): 4.165 suara
- Nur Mutiah (PKB): 8.896 suara
- Hadi Mustofa (Demokrat): 5.407 suara
- Surya Hanta (Golkar): 7.062 suara
DAPIL VII
- Darmadi (PDIP): 11.428 suara
- Ali Murtadlo (PKB): 18.472 suara
- M. Ukasyah Ali Murtadlo (Gerindra): 12.457 suara
- Miskat (Golkar): 11.536 suara
- Amarta Faza (Nasdem): 9.363 suara
- Tantri Baroroh (PDIP): 10.658 suara
- M. Fauzi (PKB): 8.831 suara
Sebaran kursi DPRD Kabupaten Malang di Pemilu 2024
- PDIP: 13 kursi
- PKB: 11 kursi
- Golkar: 8 kursi
- NasDem: 6 kursi
- Gerindra: 8 kursi
- PPP: -
- PKS: 2 kursi
- Hanura: 1 kursi
- Demokrat: 1 kursi