Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Abah Anton Nyalon Wali Kota Malang : Ada Program yang Harus Dilanjutkan

Mahmudan • Selasa, 30 April 2024 | 20:12 WIB

 

Abah Anton diantar simpatisannya mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota Malang dari PKB
Abah Anton diantar simpatisannya mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota Malang dari PKB

MALANG KOTA – Mantan Wali Kota Malang Moch. Anton memastikan akan bersaing dalam Pilkada 2024, November depan.

Kemarin (29/4), pria yang akrab disapa Abah Anton itu mendaftar sebagai bakal calon wali kota (bacawali) melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

Kedatangannya di kantor DPC PKB, Jalan Ketapang, Kota Malang, diantar sekitar 50 simpatisan. 

Di antaranya anggota DPRD Provinsi Jatim dari PKB, Hikmah Bafaqih.

Baca Juga: Abah Anton dan Warga Dirikan TPQ dan Rumah Yatim

Anton tiba di kantor PKB sekitar pukul 10.30. Dia berada di sana sekitar 1,5 jam.

Setelah menyerahkan berkas pendaftaran, dia menyampaikan alasannya maju di pilkada 2024. 

”Ada beberapa program positif yang saya jalankan dulu. Masyarakat mendorong lagi supaya dilanjutkan,” ujar Anton yang mengenakan kostum serba hitam itu.

Dia menyampaikan, ada beberapa program pembangunan yang tertunda. 

”Memang belum bisa dibuktikan melalui survei. Tapi dorongan itu berasal dari ulama yang mendengar langsung dari masyarakat,” kata dia.

Ke depan, Anton juga bakal membentuk koalisi rakyat.

Selain rekomendasi dari partai politik (parpol), dia juga akan menggalang dukungan dari warga Kota Malang. 

Hal itu diperlukan untuk memenangkan kontestasi pilkada.

Meski sebelumnya terjerat kasus korupsi, Anton yakin sudah memenuhi syarat untuk maju di bursa pemilihan wali kota periode 2024-2029. 

Sebab, telah mengurus beberapa persyaratan, seperti SKCK dan surat keterangan dari pengadilan.

”Bahkan kami sudah ke KPU dan diterima dengan baik. Boleh mendaftar,” tegasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Desk Pilkada PKB Kota Malang Muhammad Annas Muttaqin menuturkan, hingga kini sudah ada tiga pendaftar di PKB. 

”Kami akan tamping semua pendaftar. Nanti berkasnya disampaikan ke DPP untuk penjaringan,” bebernya.

Annas menerangkan, nantinya ada tiga penilaian untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP PKB. 

Di antaranya hasil uji kelayakan dan kepatutan, survei elektabilitas dan keberhasilan bacalon dalam menjalin koalisi.

”Semua kami serahkan ke DPP. Mereka memiliki penilaian sendiri,” pungkasnya. (adk/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Wali Kota Malang #abah anton