MALANG KOTA – Partai Gerindra hampir pasti mengusung Wahyu Hidayat sebagai calon wali kota (cawali) Malang.
Sedangkan untuk wakilnya, kemungkinan besar adalah Ali Muthohirin yang merupakan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Dua parpol itu mengklaim sudah punya kesepakatan di tingkat pusat.
Namun, deklarasi Wahyu Hidayat sebagai cawali dari Gerindra baru bisa dilakukan setelah pengunduran dirinya diterima oleh pemerintah pusat.
”Pak Wahyu paling intens berkomunikasi dengan kami. Bahkan juga berkomunikasi langsung dengan DPP Gerindra di Jakarta,” kata Sekretaris DPC Gerindra Kota Malang Rimzah.
Pihaknya juga sudah menggandeng satu partai untuk berkoalisi.
Yakni PSI Kota Malang.
Koalisi itu menghasilkan delapan kursi di DPRD Kota Malang hasil Pemilu 2024.
Masih kurang satu kursi untuk bisa mengusung paslon pada Pilkada 2024.
”Koalisi Indonesia Maju ingin kami wujudkan di Kota Malang. Baru PSI yang sudah memberikan lampu hijau,” tuturnya.
Gerindra masih menunggu PAN, Golkar, dan Demokrat untuk bergabung.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Malang itu menambahkan, saat ini Ketua DPC Gerindra Kota Malang Moreno Soeprapto sedang berkomunikasi intens dengan DPP untuk rekomendasi kepada paslon Wahyu dan Ali Mutohirin.
Dia sangat yakin paket itu benar-benar bisa diwujudkan.
”Tinggal menunggu deklarasi saja,” tandas Rimzah. (adk/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana