MESKIPUN beberapa kader internalnya telah mendeklarasikan diri siap maju pilkada, PDIP Kota Malang masih mengutakatik sejumlah nama lain.
Tak menutup kemungkinan partai yang identik dengan banteng moncong putih itu mengusung kandidat dari figur eksternal partai.
Ketua DPC PDIP Kota Malang I Made Riandiana Kartika mengatakan, arah politik partainya masih sangat dinamis.
Sebab, belum ada rekomendasi yang diturunkan DPP PDIP.
Tetapi menurutnya, PDIP tetap berkomitmen untuk mengusung satu nama untuk kandidat wali kota.
Baca Juga: Maju Pilkada Kota Malang, Ganis Berburu Rekom PDIP
Sementara untuk parpol lain yang bergabung, Made menyebut bisa mengusung kandidat wakil wali kota.
”Tapi tidak menutup kemungkinan PDIP akan mengambil tokoh masyarakat yang belum berbaju partai manapun untuk bergabung dengan kami. Akan kami tandemkan dengan kader internal,” jelasnya.
Seperti diketahui, beberapa waktu belakangan, ada isu Sutiaji bakal menjadi kandidat wali kota dari PDIP.
Sutiaji akan dipasangkan dengan Ahmad Wanedi yang merupakan kader internal partai.
Selain itu, PDIP itu juga dikabarkan siap mengusung Abah Anton menjadi kandidat wali kota.
Baca Juga: Pilkada Malang 2024, PDIP Rangkul Empat Parpol
”Untuk koalisi kami masih membuka diri, karena sampai saat ini belum ada partai yang resmi berkoalisi dan memenuhi syarat daftar pilkada,” tegas Made.
Namun untuk Wahyu Hidayat, kemungkinan besar PDIP tak akan mendukung kandidat tersebut.
Sebab, sebelum mengakhiri masa jabatannya sebagai Pj Wali Kota Malang, ada friksi antara Wahyu Hidayat dan Made Riandiana Kartika yang merupakan Ketua DPRD Kota Malang.
Itu bisa dilihat dari sering kali Made memberikan kritik keras kepada Wahyu Hidayat. (adk/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana