Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bakal Calon Walikota Malang dan Bupati Jalani Tes Psikologi, Rohani, hingga Wawancara, Makan Waktu 8 Jam

Fathoni Prakarsa Nanda • Sabtu, 31 Agustus 2024 | 22:00 WIB

ROMBONGAN: Para paslon kepala daerah dari Kota Malang, Kabupaten Malang, Lumajang, dan Situbondo menjalani tes psikologi di RSSA kemarin.
ROMBONGAN: Para paslon kepala daerah dari Kota Malang, Kabupaten Malang, Lumajang, dan Situbondo menjalani tes psikologi di RSSA kemarin.

MALANG KOTA – Sebagian bakal pasangan calon Walikota Kota Malang dan Bupati Malang beserta wakilnya menjalani tes psikologi, rohani, dan wawancara kemarin (20/8).

Tes untuk bakal calon walikota dan bupati dilaksanakan di RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Khusus untuk tes psikologi, para bakal calon Walikota Malang dan Bupati Malang itu diminta menyelesaikan 600 soal.

Dari Kota Malang, pasangan Mochamad Anton Dimyati Ayatullah menuntaskan seluruh tes dalam sehari kemarin.

Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin juga menjalani tes.

Namun, Wahyu menunda tes wawancara karena harus bertolak ke Jakarta untuk mengikuti kegiatan bersama Kemendagri.

Baca Juga: Calon Walikota Malang dan Bupati di Pilkada 2024 Dapat Saran dari Dokter : Perbanyak Olahraga!

Heri Cahyono atau Sam HC juga langsung menyelesaikan tiga tes tersebut dalam sehari.

Sementara Ganis Rumpoko tidak hadir karena harus mengikuti pelantikan anggota terpilih DPRD Kota Batu.

Ganis memang sudah menyerahkan surat pernyataan mengundurkan diri sebagai anggota legislatif.

Namun, pelaksanaannya dilakukan setelah penetapan pasangan calon kepala daerah oleh KPU.

Tak hanya dari Kota Malang, dua paslon dari Kabupaten Malang juga menjalani tes psikologi, wawancara, dan tes rohani di RSSA.

Mereka adalah Sanusi-Lathifah Shohib dan Gunawan-Umar Usman.

 Paslon Gunawan Umar dijadwalkan menjalani tes kesehatan pekan depan, bersamaan dengan Sam HCGanis Rumpoko.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSSA dr I Wayan Agung Indrawan SpOG (K) menjelaskan, seluruh rangkaian tes berlangsung selama delapan jam. Mulai pukul 07.30 sampai 15.00.

Lokasinya di Klinik Psikiatri RSSA.

”Untuk pelaksanaan tes itu, kami dibantu lima psikolog dan empat psikiater,” terang lelaki yang akrab disapa Iwa tersebut.

Pihaknya menyediakan ruangan dengan kapasitas 20 orang.

Sebab, yang menjalani tes tidak hanya paslon dari Kota dan Kabupaten Malang.

Tapi juga paslon daerah lain, seperti Lumajang serta Situbondo.

Terpisah, spesialis kesehatan jiwa RSSA dr Ratri Istiqomah SpKJ menjelaskan, materi tes yang diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Pilkada.

Misalnya, tes inteligensia, tes kepribadian, tes potensi khusus, serta MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory).

Baca Juga: Usai Tes Psikologi, Bacawabup Malang Didik Pijati Didik

”Tesnya dibagi dua sesi. Sesi pertama mulai pukul 07.30 sampai 11.00.

Kemudian dilanjutkan sesi kedua pada pukul 13.00 sampai 15.00,” jelasnya.

 Pada sesi pertama, beberapa paslon tampak menyelesaikan tes dengan lebih cepat.

Salah satunya Sam HC. Dia mengaku tidak melakukan persiapan khusus untuk mengikuti tes.

”Saya kerjakan seluruh soal seperti biasa. Dari tes itu bisa diketahui kecerdasan dan kepribadian seseorang. Tidak ada masalah atau tekanan,” tegasnya.

Setelah Sam HC, giliran Wahyu Hidayat yang keluar dari ruangan.

Dia langsung pergi untuk mempersiapkan diri ke Jakarta.

Saat ditanya soal tes yang dilakukan, Wahyu menjawab tidak susah.

Namun, jumlah pertanyaan yang harus diselesaikan cukup banyak.

”Tapi ya harus diselesaikan sampai waktu habis,” ucapnya.

Baca Juga: Paslon Pilkada 6 Wilayah Jalani Tes Psikologi di RSSA Hari Ini

Beberapa paslon juga sudah ada yang pernah menjalani tes serupa.

Misalnya pasangan Abah Anton dan Dimyati.

Anton menyebut kalau jumlah soal tes yang harus dikerjakan mencapai 600 soal.

 Kendati demikian, mereka berdua juga tidak melakukan persiapan khusus karena sebelumnya sudah berkali-kali tes serupa.

”Kebanyakan pertanyaan-pertanyaan tes psikologi untuk mengetahui kepribadian masing-masing. Jadi tidak ada kesulitan,” tegasnya. (mel/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Calon walikota Malang #Calon Bupati Malang #tes psikologi