JABUNG - Pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati Malang nomor urut 1 H M. Sanusi-Lathifah Shohib (SaLaf) memberi perhatian lebih untuk kesenian tradisional.
Jika nanti terpilih dalam Pilkada 2024, SaLaf mengupayakan penambahan alokasi hibah untuk seniman.
Hal tersebut disampaikan Calon Bupati Malang H M. Sanusi saat menghadiri pertemuan rutin Kelompok Kesenian Bantengan dan Jaranan Kecamatan Jabung, Desa Gunungjati, kemarin (17/11).
“Alokasinya kami upayakan meningkat menjadi sekitar Rp 8 miliar yang dibagi kepada seluruh kelompok kesenian,” ujar Sanusi kemarin.
Sebelumnya, Sanusi menyebutkan, alokasi untuk kelompok kesenian sekitar Rp 4 miliar.
Masing-masing kelompok kesenian menerima Rp 2,5 juta per dua tahun sekali.
Dengan demikian, terdapat sekitar 1.600 kelompok yang menerima hibah tersebut.
Sementara itu, Ketua Kelompok Kesenian Bantengan dan Jaranan Kecamatan Jabung Eko Wahyudi menyebutkan, hibah terakhir diterima pada 2023 lalu.
Namun tidak semua kelompok kesenian di Kecamatan Jabung menerima hibah tersebut.
“Di Jabung ada 139 grup yang aktif dan yang sudah mendapatkan hibah ada sekitar 50-60 grup,” ucapnya.
Dia mengatakan, seluruh grup kesenian di Jabung sudah memiliki Nomor Induk Kesenian (NIK).
Krena itu, dia mengharapkan, jika SaLaf memenangkan pilkada 2024, hibah bisa diberikan kepada seluruh kelompok kesenian.
Penyalurannya diharapkan langsung ke kas kelompok kesenian, tanpa ada potongan dalam bentuk apa pun.
Sehingga kelompok kesenian menerima Rp 2,5 juta secara utuh.
Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mengalokasikan Rp 5,27 miliar untuk pengembangan kesenian tradisional.
Hal tersebut tercantum dalam Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) Kabupaten Malang 2023.
Di antara anggaran tersebut, sekitar Rp 4 miliar dialokasikan untuk hibah kelompok kesenian. (yun/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana