Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Quick Count Pilkada 2024 Malang Raya : Calon Walikota Malang, Kota Batu dan Bupati Nomor Urut 1 Unggul

Fathoni Prakarsa Nanda • Kamis, 28 November 2024 | 17:27 WIB
Photo
Photo

MALANG RAYA – Quick count pemungutan suara Pilkada 2024 di Malang Raya menunjukkan fenomena menarik kemarin (27/11). 

Dari hasil quick count, baik calon Walikota Malang, Walikota Batu dan Bupati Malang nomor urut 1, unggul.

Di sisi lain, rekapitulasi KPU atau real count hasil pemungutan suara masih terus berlangsung.

 Baca Juga: Rilis Survey Poltracking, Kans Khofifah-Emil Menangkan Pilgub Jatim sangat Besar, Bisa Raup Suara 70.2 Persen

Misalnya di Kota Malang. 

RIO/ RADAR MALANG
RIO/ RADAR MALANG

Hitung cepat yang dilakukan Avemedia Research menempatkan paslon 01 Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin (Wali) di tempat teratas dengan 49,27 persen perolehan suara. 

Disusul paslon 03 Moch. Anton Dimyati Ayatullah (Abadi) dengan 33 persen suara. 

Sementara paslon 02 Heri Cahyono Ganis Rumpoko (Sam HCGanis) berada di posisi terbawah dengan perolehan suara 17,73 persen. 

Komposisi itu mirip dengan tabulasi real count yang dilakukan tim pemenangan Wali. 

Dengan data masuk 95 persen, Wali memimpin perolehan suara mencapai 49,44 persen. 

Posisi kedua ditempati pasangan Abadi dengan 32,45 persen.

Baca Juga: Quick Count Avemedia Research, Calon Wali Kota Batu 2024 Nurochman-Heli Menang Telak, Krisdayanti Posisi Terakhir

Sementara Sam HCGanis memperoleh 18,11 persen. 

Hitung cepat yang dilakukan lembaga survei Indikator juga menampilkan hasil yang mirip. 

Wali unggul dengan 48,12 persen, disusul paslon Abadi 32,93 persen, dan terakhir Sam HCGanis 18,97 persen. 

Kemenangan Wahyu-Ali bisa dibilang tak mengejutkan. 

Sebab paslon tersebut didukung 14 partai politik. 

Ketua Tim Pemenangan Wali, Moreno Soeprapto, menjelaskan bahwa real count yang dilakukan pihaknya hampir bisa dipastikan akurat. 

Data yang masuk berasal dari laporan para saksi di seluruh TPS Kota Malang. 

”Kemenangan ini berkat kerja keras semua partai politik. Saling bahu-membahu selama tiga bulan,” ujarnya. 

Menurut Moreno, pada awal pencalonan memang banyak yang meragukan kekuatan Wali. 

Namun, hasil real count bahwa koalisi besar tetap bisa solid. 

Pihaknya juga akan terus mengawal program yang sudah dirancang paslon Wali. 

”Terima kasih atas amanah yang diberikan masyarakat ke Wali,” terang pria yang juga menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Kota Malang itu. 

Di tempat lain, Wahyu Hidayat langsung melakukan sujud syukur saat mengetahui hasil real count timnya yang memenangkan pasangan Wali. 

Dia mengatakan bahwa kemenangan yang diraih merupakan bukti kepercayaan masyarakat. 

Wahyu juga berjanji bakal mengemban amanah sebaik mungkin. 

”Aspirasi yang disampaikan ke saya maupun Mas Ali akan kami laksanakan ketika menjabat,” tegasnya. 

Tak lupa, pria asli Kelurahan Bareng itu berterima kasih kepada para lawannya yang telah berkontestasi dengan baik dan jujur. 

”Setelah ini kita kembali sebagai warga Kota Malang. Harapannya bisa saling mendukung,” ucap Wahyu. 

Menanggapi hasil hitung cepat, Ketua Tim Kampanye Abadi Arief Wahyudi menyatakan bahwa quick count merupakan salah satu metode perhitungan perolehan suara. 

Dia juga tidak bisa membantah hasilnya. 

Namun, legislator PKB itu menyatakan masih menunggu hasil real count dari KPU. 

Cawali Heri Cahyono berjanji menerima apapun hasil Pilkada 2024. 

Menurutnya, kekuasaan memang menjadi alat terbaik untuk membuat perbaikan. 

Namun, tanpa kekuasaan dia akan tetap menjalankan perbaikan yang sudah dirancang. 

Seperti program kuliah gratis dan gampang kerjo akan tetap bisa dilakukan tanpa kekuasaan. 

Dia percaya hasil sementara quick count tidak jauh berbeda dengan hasil real count nanti. 

”Tapi kita akan tetap tunggu hasil real count,” terangnya. 

Terkait temuan adanya dugaan kecurangan, Heri mengaku akan berkoordinasi dengan tim hukum DPC PDIP. 

SaLaf Unggul dengan 66,85 Persen 

Hitung cepat di Kabupaten Malang juga sudah memberi gambaran bahwa paslon 01 Sanusi-Lathifah Shohib (SaLaf) unggul dalam perolehan suara. 

Misalnya quick count yang dilakukan Semart Politica. 

Dengan data masuk mencapai 93 persen, SaLaf memperoleh 66,85 persen suara. 

Sedangkan lawannya, paslon Gunawan Wibisonoi-Umar Usman (GUS) memperoleh 33,15 persen suara. 

Founder Semart Politica Dito Arief Nurakhmadi memaparkan, quick count dilakukan dengan sampling di 250 Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

Sampling TPS itu cukup mewakili tujuh daerah pemilihan (dapil) di 33 kecamatan. 

“Dari data masuk sebesar 93,2 persen pada pukul 17.32, SaLaf unggul di atas 60 persen,” ujarnya kemarin. 

Meskipun secara keseluruhan TPS berjumlah 4.042 titik, dengan margin of error sebesar 1 persen, hasil penghitungan bisa dibilang akurat. 

Sebab, untuk pilkada, toleransi margin of error berkisar antara 15 persen. 

Dito juga menyebut hasil yang diperoleh SaLaf melalui hitung cepat linier dengan hasil survei pada September lalu. 

Saat itu, 67,0 persen responden memilih SaLaf, 16,8 persen responden memilih GUS, serta 16,2 persen responden memilih opsi “rahasia, belum memutuskan, atau tidak tahu/tidak jawab. 

Begitu juga dengan survei yang dilaksanakan pada November 2024. 

Sebanyak 69,5 persen responden memilih SaLaf, 20,0 persen responden memilih GUS, dan 10,5 persen masih merahasiakan pilihan atau tidak menjawab. 

”Tren elektabilitas SaLaf memang selalu terjaga,” kata dia. 

Direktur Semart Politica Eko Widyono menyebut hasil quick count partisipasi masyarakat (parmas) Kabupaten Malang masih 59,72 persen. 

Persentase itu tidak jauh berbeda dengan parmas pilkada 2020 lalu yang mencapai 60,48 persen. 

Namun, hasil sampling tersebut dapat menjadi gambaran pemenang pilkada. 

”Insya Allah dari pengalaman kami, margin of error sebesar 1 persen itu menunjukkan perbedaan hasil sebesar 1 persen,” kata dia. 

Suara Nur-Heli di Kisaran 50 Persen 

Sementara itu, hitung cepat lembaga survei Avemedia Research memenangkan pasangan Nurochman-Heli Suyanto dalam Pilkada Batu 2024. 

Paslon nomor urut 01 itu memimpin dengan perolehan angka mencapai 50,16 persen. 

Pasangan yang diusung PKB, Partai Gerindra, dan PSI tersebut unggul cukup jauh dari paslon 02 Firhando Gumelar-H. Rudi yang mencapai 29,53 persen. 

Sedangkan paslon 03 Kris Dayanti-Kresna Dewananta Prosakh berada di posisi buncit dengan 20,31 persen suara. 

Peneliti utama Avemedia Research Dr Nasrun Annahar mengatakan bahwa kemenangan Nur-Heli sudah diprediksi sejak awal. 

Sebab, elektabilitas mereka selalu memuncaki daftar dari semua lembaga survei. 

Terutama dalam tiga bulan terakhir. 

”Ini juga merupakan keberhasilan tim sukses dan partai pengusung dalam menjaga basis suara mereka sampai pemungutan suara,” kata Nasrun. 

Hitung cepat oleh Avemedia Research dilakukan di 74 TPS yang tersebar secara proporsional di tiga kecamatan seluruh Kota Batu. 

Margin of error dalam perhitungan cepat ini adalah +/ 1,1 persen. Avemedia Research memilih TPS melalui metode multistage random sampling

Artinya, pemilihan sampel kelurahan dan TPS dilakukan secara acak dan proporsional. 

Pantauan Jawa Pos Radar Malang dari real count yang berlangsung di Kota Batu menunjukkan komposisi yang sama. 

Pada pukul 18.30, Nur Heli memperoleh 50,5 persen suara. 

Disusul paslon Firhando Gumelar-H. Rudi dengan 28,8 persen suara. 

Sedangkan paslon Kris Dayanti-Kresna Dewanata Prosakh memperoleh suara 20,8 persen. 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Batu Ahmad Dahlan SSos MAP mengatakan, proses akumulasi hasil perolehan suara dilakukan dengan menerjunkan langsung relawan di setiap tempat pemungutan suara (TPS). 

Satu orang relawan akan memantau progres di tiap TPS. 

“Total ada 302 relawan muda dari masyarakat untuk melaporkan hasil perolehan suara,” terangnya. 

Pihaknya juga menerjunkan relawan di masing-masing kecamatan untuk melakukan pemantauan. 

Sementara di tingkat kota juga akan dibentuk tim relawan hitung cepat yang akan langsung di input oleh operator. 

Dengan begitu, proses akumulasi perhitungan suara akan berpusat pada satu posko. 

Yakni di Desk Pilkada Serentak 2024 Kota Batu di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Batu. 

Hingga pukul 20.19 tadi malam, jumlah suara yang masuk sudah mencapai 83,89 persen. Nur-Heli tetap unggul dengan 49,9 persen, disusul Firhando Rudi dengan 29,9 persen, dan Kris Dayanti-Kresna sebesar 20,3 persen. 

Namun, Dahlan mengatakan bahwa real count yang dilakukan pihaknya bukan penentu kemenangan Pilkada Kota Batu 2024. 

Hasil akhir tetap mengacu pada rekapitulasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

Anggota PPS Desa Sumberejo Rizal Arif Putra mengatakan, penghitungan suara dimulai sejak pukul 14.00. 

Calon Wali Kota Batu Nurochman melakukan pencoblosan di TPS 8 Desa Sumberejo. 

Hasil perolehan suara di TPS 8 Sumberejo menunjukkan paslon NurHeli unggul dengan perolehan suara 322 suara. 

Disusul Firhando Rudi dengan perolehan 142 suara. 

Sementara paslon Kris Dayanti-Kresna mendapat 39 suara. 

”Total pemilih mencapai 516 orang dan ada 13 suara tidak sah,” ujarnya. (adk/ mel/yun/ori/dur/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#calon walikota malang 2024 #Calon Bupati Malang #Calon walikota batu #pilkada