Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Audit Pilkada 2024 Kabupaten Malang : Modal Kampanye SaLaf Sisa Rp 1 Juta, GUS 185 Ribu Perak

Mahmudan • Minggu, 15 Desember 2024 | 02:30 WIB
LOGISTIK: Seorang petugas memeriksa jumlah kardus berisi surat suara yang baru tiba di kantor KPU Kabupaten Malang pada Kamis lalu (24/10).
LOGISTIK: Seorang petugas memeriksa jumlah kardus berisi surat suara yang baru tiba di kantor KPU Kabupaten Malang pada Kamis lalu (24/10).

KEPANJEN - Hasil audit dana kampanye peserta pemilihan umum (Pemilu) diumumkan kemarin (13/12).

Pasangan cabupcawabup Malang nomor urut 1 HM.

SanusiLathifah (SaLaf) menyisakan Rp 1 juta di rekening dana kampanye (RKDK) mereka.

Sementara pasangan cabupcawabup Malang nomor urut 2 Gunawan HSdr Umar Usman (GUS) menyisaka Rp 185 ribu.

Pengumuman itu dipublikasikan langsung pada laman milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang.

Pengumuman dengan nomor 795/PL.02.5Pu/3507/2024 itu juga menjelaskan alokasi dana kampanye yang digunakan paslon Hasilnya, kedua paslon dinyatakan patuh pada distribusi dana kampanye,” ucap Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU Kabupaten Malang Bangkit Marhaendra kemarin.

Dirinya sudah menggandeng Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk menghitung dana kampanye masingmasing paslon.

Mulai sumber dana hingga distribusi dana.

Paslon nomor urut 1 menerima dana sumbangan Rp 3 miliar.

Rp 200 juta diterima sebelum periode pembukuan. Lalu Rp 400 juta dari paslon.

Sementara itu, sumbangan pihak lain perseorangan sebesar Rp 2,4 miliar.

Untuk penerimaan barang hasil pembuatan seperti alat peraga kampanye (APK), paslon 1 menerima barang senilai Rp 3 miliar.

Lantas dana Rp 3 miliar berupa uang dihabiskan untuk pertemuan tatap muka Rp 1 miliar dan kampanye sebesar Rp 1,9 miliar.

“Kas di RKDK paslon 01 sisa Rp 1 juta saja,” lanjut Bangkit.

Sedangkan untuk paslon 2 menerima dana sebelum periode pembukuan Rp 200 ribu.

Lalu sumbangan pihak perseorangan Rp 1 miliar.

Dana kampanye itu separuhnya digunakan untuk tatap muka dan dialog sebesar Rp 600 juta.

Selebihnya digunakan pertemuan terbatas Rp 283 juta.

Lantas pada kegiatan kampanye lain menyedot dana Rp 118 juta. Saat ini sisa dana di RKDK paslon 2 sebanyak Rp 185 ribu.

“Nanti, dana yang tersisa itu dihibahkan atau didonasikan,” kata Bangkit. (aff/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kampanye #Salaf #pilkada malang #Modal