Salah satu kegiatan pendampingan pada warga dari program UIN Mengabdi bertema Qaryah Thayyibah (Kampung Tangguh) adalah bidang kesehatan. Ini untuk mencegah penyebaran virus korona. Seperti yang dilakukan di Dusun Precet, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, 28 Agustus lalu.
MALANG - Sebanyak 22 warga tampak semangat mengikuti setiap materi yang disampaikan para nara sumber dari UIN, Jumat pukul 15.30, (28/8). Mereka adalah warga pilihan yang ditunjuk sebagai kader SIGAP (Sehat, Ikhlas, Tanggap). Dalam pelatihan yang digelar di Balai Dusun Precet itu, mereka mendapat bimbingan dari dr Nurlaili Susanti MBiomed.
Temanya tentang "KADER sebagai garda depan di masyarakat dalam pandemi COVID-19". Disusul dengan pemateri Dr Zamroni SPsi, MPd dengan topik "Bagaimana Menumbuhkan Karakter Kader Ikhlas, Peduli dan Empati pada Sesama".
Sejumlah pertanyaan disampaikan kader kepada para pemateri. ”Kami sangat berterima kasih pada para dosen UIN Malang yang berkenan memberikan pelatihan kepada warga kami di sini. Ini sangat bermanfaat bagi kami,” ungkap Lurah Sumbersekar, Riati Hasan, dalam sambutan jelang pelatihan.
Di sela materi, para kader mendapat pelatihan langsung cara penggunaan alat tensi, termometer, alat cek gula darah, asam urat, kolesterol, serta upaya pencegahan penyakit infeksi dan metabolic. Mereka didampingi fasilitator dr Zulvikar Syambani'ulhaq, PhD dibantu oleh 3 orang mahasiswa kedokteran yaitu Fida, Putri dan Ika. Para kader SIGAP ini dibina agar bisa membantu warga lain dalam upaya pencegahan penyebaran virus korona.
Dalam acara ini semua peserta dan pemateri menerapkan protokol kesehatan ketat. Mulai cuci tangan sebelum masuk ruangan, disediakan hand sanitizer, memakai masker dan duduk berjarak selama acara. Editor : Shuvia Rahma