Melalui organisasi kelompok budi daya ikan air tawar di Desa Kalibendo, UM senantiasa berkoordinasi dengan warga terkait keluhan yang dihadapi masyarakat. Terutama mengenai kualitas budi daya ikan air tawar. Sebagian besar pembudidaya ikan air tawar mengeluhkan kualitas air yang tidak terlalu baik akibat sisa-sisa pakan yang tidak habis pada saat proses pemberian pakan.
Kondisi ini dikarenakan proses pemberian pakan yang masih menggunakan metode manual. Akibatnya sisa pakan ikan yang tidak habis membentuk endapan di dalam kolam yang menyebabkan tumbuhnya jamur dan racun nitrat. Selain itu air kolam juga mudah menjadi keruh dan kotor.
Menindaklanjuti keluhan dari para pembudidaya ikan air tawar tersebut, UM mengenalkan teknologi eFishery Smart Feeder sebagai inovasi pengontrol dan pemberi pakan ikan otomatis. Teknologi eFishery Smart Feeder ini merupakan inovasi pemberi pakan ikan otomatis yang dilengkapi fitur smart feeder yang mampu mendeteksi kondisi ikan di dalam kolam.
Alat ini akan mendeteksi seberapa besar pakan yang diperlukan ikan untuk sekali pakan sehingga pakan ikan yang diberikan tidak berlebihan dan dapat mengakibatkan air kolam menjadi kotor serta menghasilkan jamur maupun racun karena endapan pakan tersebut. Selain itu eFishery juga bisa melaporkan data secara real time dengan fitur real monitoring kepada pemilik kolam melalui smartphone yang sudah terinstal aplikasi eFishery.
Kegiatan penerapan teknologi eFishery Smart Feeder ini dilaksakan pada 27 Juli. Adapun tim pengabdian UM pada kegiatan ini diketuai Rr Poppy Puspitasari SPd MT PhD dengan anggotanya yaitu Dr Sukarni MT, Avita Ayu Permanasari ST MT dan Dr Ahmad Taufiq. Mahasiswa yang terlibat pada kegiatan ini yaitu Hardiansyah dan Danny Sesar. Selama kegiatan penerapan teknologi eFishery Smart Feeder, tim pengabdian UM disambut dan didampingi Ibu Khunaebah.
Para pembudidaya ikan air tawar di Lumajang sangat antusias dengan adanya teknologi eFishery Smart Feeder yang dikenalkan tim UM ini. Pasalnya, para pembudidaya berharap dengan penggunaan teknologi ini kualitas hasil panen ikan mereka akan semakin meningkat dan dapat menghemat jumlah pakan yang dikeluarkan. Para pembudidaya ikan juga berharap inovasi-inovasi terkait budi daya ikan bisa terus dikembangkan dan diimplementasikan guna meningkatkan kualitas maupun kuantitas hasil panen ikan di Lumajang.(rmc/dik)
Editor : Ahmad Yani