Wakil Direktur Bidang III Kemahasiswaan Pendidikan Vokasi UB, Romy Hermawan Ssos MAP, mengatakan hal tersebut dilakukan karena Kabupaten Malang merupakan kantong pekerja migran.
“Kerjasama ini muncul karena sebelumnya banyak pekerja migran yang tidak punya keahlian ketika mereka bekerja di luar negeri, dari keprihatinan itulah inisiasi ini muncul dan menjalin hubungan kerjasama antara disnaker dan pendidikan vokasi UB,”ujarnya.
Menurutnya, tidak hanya melakukan pendampingan untuk migran saja, namun juga berkembang ke hal lainnya. Seperti menyusun road map tenaga kerja yang ada di Kabupaten Malang, hingga digitalisasi serapan tenaga kerja.
“Jadi kami ingin tahu serapan tenaga kerja dari SMK atau universitas itu seberapa besar, agar mudah untuk melakukan tracing. Proses digitalisasi di era saat ini juga sangat penting,” ujarnya.
Digitalisasi menurutnya yakni hanya menggunakan aplikasi. Orang yang ingin pergi ke luar negeri tidak perlu berbondong-bondong untuk ke kantor. Karena era saat ini juga sudah memasuki 4.0.
Hadir dalam penandatanganan kerjasama tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja (disnaker) Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo. Lewat kerja sama ini, Yoyok berharap agar Vokasi UB bisa bekerja sama utamanya dalam hal meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga migran dari Kabupaten Malang.
Pewarta : Roisyatul Mufidah (cj3) Editor : Shuvia Rahma