Mengangkat produk-produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), mereka menggelar bazar secara virtual.
Menteri Ekonomi Kreatif BEM FISIP UB Shinta Suci Pratiwi mengatakan, penyelenggaraan bazar itu bertujuan untuk mempromosikan UMKM yang mengikuti kerja sama lewat program kerja partnership dan Gemas Digital. Kegiatan ini merupakan kombinasi antara penggunaan teknologi dan upaya membangkitkan UMKM. "Kami membantu menjualkan dan mempromosikan produk usaha melalui akun E-commerce BEM FISIP UB," ucapnya.
Ada 9 UMKM yang ikut ambil bagian dalam pasar virtual ini. Produknya mulai dari produk makanan, jasa cuci motor hingga tempat cukur. Dari sembilan UMKM itu, tiga di antaranya sudah bersinergi, sementara enam 6 lainnya adalah pendaftar bazar virtual. "Ada beberapa partner sponsor yang juga ikut meramaikan bazar virtual ini,” bebernya. Kegiatan tersebut bakal ditutup acara webinar yang mengulas tentang Stock Market Roller Coster yang digelar hari ini (6/11).
Lebih lanjut Shinta mengungkapkan, penyelenggaraan bazar virtual dilakukan dengan dua cara. Pertama, melalui Instagram, dan kedua melalui Artstep. Jika melalui Instagram, pengunjung cukup memantau Instagram @fisipmarket2021. “Pada akun tersebut sudah muncul beberapa produk atau jasa yang ditampilkan. Jika berminat, sudah ada nomor kontak yang bisa dihubungi untuk melakukan transaksi,” tuturnya.
Cara kedua yakni menggunakan memakai Artstep, yang merupakan aplikasi bazar virtual. Pengunjung bisa seolah olah datang dalam sebuah bazar untuk melihat produk produk yang ditampilkan. "Jadi seolah olah kita seperti melihat pameran stand bazar secara langsung," ungkap Shinta.
Tak hanya mengadakan bazar, BEM FISIP UB juga melakukan pembukaan donasi untuk membantu empat UMKM yang ada di wilayah Malang dan Jakarta. Pihaknya sudah melakukan survei UMKM mana yang akan mendapatkan donasi. "Sekarang hasil donasi sudah terkumpul sesuai target," pungkasnya. (adk/nay/rmc) Editor : Farik Fajarwati