MALANG KOTA – Universitas Brawijaya (UB) akhirnya menuntaskan rekap data calon mahasiswa yang berusaha masuk lewat jalur prestasi. Jumlahnya mencapai 39.842 orang.
Mereka akan memperebutkan kuota 4.650 kursi yang disediakan tahun ini. Bisa dibilang peluangnya antara 1:8 hingga 1:9.
Jumlah peminat jalur yang kini disebut dengan Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) itu meningkat jika dibanding tahun lalu.
Saat masih bernama Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) pada 2022, jumlah peminatnya tercatat 39.581. Artinya ada penambahan 261 peminat pada tahun ini.
Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Ir Imam Santoso MP mengatakan, peningkatan jumlah peminat jalur prestasi itu seiring dengan penambahan kuota.
Penambahan beberapa program pendidikan (prodi) baru SNBP juga dinilai menjadi salah satu faktor pemicu.
Baca Juga : SNBP PTN Malang, 70 Ribu Pelajar Jajal Jalur Prestasi.
Imam menyebutkan, 39.842 pendaftar yang terverifikasi itu merupakan total peminat pilihan pertama maupun pilihan kedua.
Peminat pilihan pertama 26.814 pendaftar, sementara 13.028 sisanya merupakan pendaftar di pilihan kedua.
Tentu saja dalam proses penilaian akan mengutamakan pendaftar di pilihan pertama. Sebab, pendaftar UB di pilihan kedua potensial belum benar-benar berminat.
“Bisa jadi nanti yang pilihan kedua pindah ke lain hati,” kelakarnya. Meski begitu, ada alternatif lain.
Misalnya, proses penilaian untuk pendaftar di pilihan pertama belum terpenuhi. Maka, tidak menutup kemungkinan pendaftar di pilihan kedua akan dipertimbangkan juga.
Imam menambahkan, untuk prodi saintek yang paling diminati masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. (Bersambung ke halaman selanjutnya)
Yakni pendidikan dokter, teknik informatika, dan ilmu keperawatan. Sedangkan, untuk prodi sosial adalah psikologi, akuntansi, dan manajemen.
Sebelum melakukan penilaian, tim akan melakukan rapat kerja untuk memperkuat pemahaman teknik penilaian dan skema kerja yang akan dilakukan.
Sebab, untuk menentukan calon mahasiswa diterima atau tidaknya bukan hanya ditentukan dari nilai rapor saja.
Melainkan ada prestasi penunjang dan portofolio untuk prodi seni, olahraga, dan keterampilan lainnya. (dre/fat) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana