Nuraini, Ketua PKK Desa Wonorejo menyampaikan, Desa Wonorejo merupakan desa penghasil daun kelor. Hampir setiap rumah di desa ini mempunyai pohon kelor di halaman rumahnya. Hanya saja, pemanfaatannya masih terbatas. Yakni sebagai teh seduh siap saji saja. Karena itu, tim PKM yang diketuai oleh Ratna Juwita Ph.D melakukan inovasi dengan membuat daun kelor menjadi bolu puding yang banyak disukai anak-anak.
Inovasi tersebut dilakukan karena daun kelor mengandung antioksidan tinggi. Selain itu juga mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin A, vitamin B2, vitamin B6, vitamin C, zat besi dan magnesium yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak dalam perkembangan untuk mencegah stunting. "Pelatihan bolu puding ini juga memberikan ide baru untuk ibu-ibu PKK dalam berwirausaha," ujarnya.
Mereka pun sangat antusias mengikuti pelatihan dan bimbingan tersebut. Hal itu terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan oleh para peserta pelatihan. Dalam kesempatan itu, setiap anggota PKK diberikan tutorial singkat tentang cara pembuatan bolu puding.
Ratna berharap setelah pelatihan ini berakhir, ibu-ibu PKK dapat membuat sendiri bolu puding di rumah. Kami juga memberikan hasil produk kami yang sudah kami produksi sendiri dalam skala kecil ke para peserta pelatihan tandasnya.
Ratna juga berharap dengan adanya kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan ibu-ibu PKK di Desa Wonorejo. Dari hasil survei yang telah diisi oleh peserta hasilnya menunjukkan bagus, karena mereka merasa mendapatkan tambahan keterampilan dengan ilmu baru yang selama ini tidak pernah diketahui," pungkasnya. (jprm3/aw/nen) Editor : Neny Fitrin