Menuju PTNBH, UIN Maliki Targetkan Semua Prodi Berpredikat Unggul
Neny Fitrin• Rabu, 28 Juni 2023 | 15:52 WIB
Prosesi wisuda sarjana dan pascasarjana periode 3 tahun 2023 UIN Maulana Malik Ibrahim di Gedung Sport Center, kemarin (27/6)
Wisuda Program Sarjana dan Pascasarjana Periode III Tahun 2023 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang
UIN Maliki Malang kembali menggelar wisuda program sarjana dan pascasarjana, Selasa (27/6) kemarin. Total sebanyak 800 mahasiswa mengikuti wisuda agenda yang berlangsung di gedung Sport Center itu. Rinciannya, 69 persen wisudawan Program Sarjana (S1), 24 persen Program Magister (S2), 4 persen Program Doktor (s3), serta 3 persen Program Profesi.
Langkah UIN Maliki menjadi PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) menuju PTNBH (Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum) semakin matang. Bahkan, UIN Maliki bakal menjadi satu-satunya PKTIN yang menyandang status tersebut.
Kepastian itu diungkap Rektor UIN Maliki Prof Dr HM Zainuddin MA dalam wisuda program sarjana dan pascasarjana periode III tahun 2023, kemarin.
“UIN Maliki ditunjuk oleh Kementerian Agama (Kemenag) untuk segera menjadi Perguruan Tinggi Negwri Berbadan Hukum (PTNBH), ujarnya. "Sementara ini belum ada PTKIN yang ber-PTNBH. Kami akan siapkan semua agar lebih mandiri dalam mengelola PTN," tuturnya.
Saat ini, lanjutnya, UIN Maliki tengah mengoptimalkan seluruh Program Studi (Prodi) menuju predikat unggul. Jika dipersentase, 60 persen prodi telah berpredikat unggul.
Rektor UIN Maliki Prof Dr HM Zainuddin MA
Hal itu sesuai dengan road map (mile stone) UIN Maliki yang saat ini memasuki tahap internatioanl recognition and reputation. "Maka, kami harus menyiapkan segala kelengkapan, baik yang menyangkut fisik maupun non-fisik untuk menjadi World Class University," tegas Zainuddin.
Dalam hal fisik, sebentar lagi UIN Maliki memiliki kampus baru (kampus 3) yang biaya pembangunannya sangat fantastis, hampir Rp 1 triliun dengan SFD (Saudi Fund for Development).
Sementara itu, dalam momen wisuda tersebut, pihaknya berpesan kepada para wisudawan untuk terus belajar dan belajar, tetap hormat kepada kedua orang tua dan para guru, jangan pernah berhenti untuk ikhtiar dan berdoa, serta jaga nama baik almamater UIN Maliki Malang.
"Dan yang terpenting jaga relasi dengan Sang Khaliq, Allah SWT, sesama manusia serta lingkungan. Termasuk kesatuan dan persatuan NKRI," kata dia.
Selain itu staf ahli Kemenaker Dr Hj Hindun Anisa yang menghadiri acara tersebut menyampaikan, di era teknologi sekarang, semua generassi memiliki karakteristik yang sama, yakni digital native.
"Para anak muda hendaknya jangan takut, karena kebutuhan bekerja di era digital adalah soft skill," ungkapnya. Untuk itu dia berpesan kepada para wisudawan untuk terus belajar dan aktif berjejaring agar tidak tertinggal oleh kemajuan zaman. (Jprm3/dur/nen)