Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

LP2M UM Latih Guru TKRO Kabupaten Malang Bikin Media EMSOB

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Jumat, 22 September 2023 | 19:55 WIB
Photo
Photo

MALANG - Hilirisasi teknologi media EMSOB merupakan upaya LP2M-UM untuk meningkatkan kompetensi melakukan perawatan dan perbaikan engine management system guru-guru teknik kendaraan ringan dan otomotif (TKRO).

Kompetensi merupakan bagian dari pekerjaan yang akan dilakukan lulusan SMK saat bekerja di bengkel.

Untuk mewujudkan itu tujuan itu maka dilakukan kegiatan pelatihan membuat media engine management system on board yang merupakan media untuk membantu menyampaikan teori EMS.

Pelatihan itu diikuti oleh 32 guru-guru TKRO yang merupakan anggota MGMP se-Kabupaten Malang.

Pelatihan membuat EMSOB diinisiasi oleh Drs. Imam Muda Nauri, M.T.

Dia adalah dosen Prodi S1 Pendidikan Otomotif (PTO) Universitas negeri Malang dan tim antara lain Prof. Dr. Marji, M.Kes dan Erwin Komara Mindarta, S.pd., M.Pd. Pelatihan ini didukung PUSDIKLAT SUZUKI yang diwakili oleh Dr.Komarudin, M.Pd.

Dia menjadi pemateri yang menyampaikan bahasan engine management system.

Pelatihan membuat EMSOB adalah upaya dosen prodi PTO untuk meningkatkan kompetensi perawatan dan perbaikan kelistrikan engine management system guru-guru TKRO se-Kabupaten Malang.

Materi ini tidak mudah disampaikan di sekolah.

Berdasarkan hasil kuesioner menunjukkan 90 persen TKRO enggan untuk menyampaikan materi EMS.

Di sisi lain kompetensi ini adalah kompetensi yang dibutuhkan oleh lulusan SMK.

Pengajaran yang tepat untuk penyampaian materi EMS adalah menggunakan media EMSOB.

Media EMSOB adalah media pembelajarn yang dibuat dari bagian terpenting pada kendaraan yaitu kelistrikan EMS.

Komponen ini merupakan bagian yang bersifat tidak terlihat sehingga perlu ada media yang digunakan sehingga mudah untuk menyampaikan materi itu.

EMSOB dibuat berdasarkan hasil kajian yang mendalam dan observasi di SMK.

Berdasarkan hasil observasi menunjukkan penggunaan EMSB dapat membantu guru-guru untuk memahami materi EMS.

Program pelatihan ini menyampaikan memerapa materi : (1) pengenalan wiring sensor; (2) kelistrikan actuator; (3) denah power supply; (4) denah letak ground; (5) denah letak sikring; (6) denah letak soket; (7) cara membaca diagram kelistrikan; (8) bentuk soket.

Materi-materi itu merupakan prasyarat untuk kegiatan praktik.

Kegiatan setelah penyampaian materi adalah kegiatan Praktik yang terbagi menjadi 3 kelompok besar yaitu identifikasi warna kabel-kabel kelistrikan mesin, membuat rangkaian power supply ; dan mengidentifikasi letak soket dan komponen kelistrikan di mobil Suzuki Ertiga.

Pemateri pada penelitian ini adalah Drs. Imam Muda Naudi, M.T. dan Dr. Komarudin, M.Pd.

Narasumber mendemonstrasikan cara membuat rangkaian kelistrikan sumber tegangan EMS dan mengidentifikasi letak komponen kelistrikan EMS.

Kepala sekolah SMK negeri 1 Kepanjen Lasmono, S.Pd., M.M. menyambut dengan baik dan penuh rasa syukur terpilih sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan pelatihan pembuatan EMS.

Dia berharap dengan kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi khususnya guru TKRO di SMK negeri 1 Kepanjen dan guru TKR se-Kabupaten Malang pada umumnya.

Dia menambahkan, kegiatan yang sejenis dengan materi yang berbeda dapat dilaksanakan secara reguler setiap tahun. 

Lasmono berharap tahun ini SMK di Kabupaten Malang dapat membawa pulang trofi LKS tingkat nasional.

Di lain pihak, Drs. Imam Muda Nauri sebagai ketua peneliti berharap kegiatan ini dapat membantu guru-guru TKRO saat mengajar materi EMS.

Dia menambahkan bahwa materi kelistrikan adalah materi yang dibutuhkan, melihat perkembangan teknologi otomotif berkembanga pada sector kelistrikan, contoh banyak produsen mobil yang memproduksi mobil listrik.

Menurutnya, fenomena ini harus disikapi dengan positif oleh SMK sehingga lulusannya mampu bersaing di pasar tenaga kerja.

Pelatihan membuat dapat meningkatkan kompetensi dan kepercayaan diri guru untuk menyampaikan materi EMS.

Dukungan Universitas Negeri Malang , dosen-dosen PTO dan pihak-pihak lain diharapkan akan melahirkan. pengabdian kepada masyarakat yang sejenis.

Sehingga, bisa memberikan dukungan yang baik bagi kemajuan sekolah menengah kejuruan terutama di Kabupaten Malang dan Indonesia pada umumnya.(microsite)

 

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Universitas Negeri Malang (UM) #LP2M