Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bioteknologi UM Olah Limbah Batik Sujo dengan Mikroremediasi

Neny Fitrin • Senin, 25 September 2023 | 20:22 WIB
Photo
Photo

KABUPATEN - Pengolahan limbah hasil produksi batik masih jarang dilakukan oleh pembatik. Sadar dengan masalah tersebut tersebut, Prodi Bioteknologi Departemen Sains Terapan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) terjun ke lapangan.

Program pengabdian masyarakat (pengmas) digelar mulai Mei hingga Oktober 2023.
Fokus mereka adalah pengolahan limbah pembatik Sujo di Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.

Ketua Pengmas Bioteknologi UM Prof Dr Evi Susanti SSi Msi mengatakan, pembatik Sujo dilatih mengolah limbah dengan metode mikroremediasi. ”Kami ajak pembatik untuk mengolah limbah hasil produksi batik agar tidak mencemari lingkungan,” kata Prof Evi.


Sejak 2022 lalu, Bioteknologi UM mendampingi pengolahan IPAL pembatik Sujo untuk menerapkan prinsip industri hijau. Pembatik Sujo telah memahami bahaya pembuangan limbah cair dengan konsep 3R (reduce, reuse, dan recycle).

Pembatik telah berupaya mengurangi jumlah limbah melalui reduksi penggunaan zat warna dan menggunakan kembali lilin. Meski demikian, pembatik Sujo belum mampu mengolah limbah cair batik dengan efisien.


Pengolahan limbah cair batik dengan metode koagulasi yang dilakukan kurang efektif karena masih menghasilkan limbah baru. Maka dari itu, Prof Evi dan tim menggunakan kapang pelapuk kayu indigenous dalam proses mikroremediasi.


”Jadi hasilnya nanti bisa zero waste, pembatik bisa lebih tenang untuk memproduksi barang serta bisa menjaga lingkungan,” tegas Guru Besar Biokimia itu.


Selama pengmas, tim yang dibawa antara lain Dosen Kimia Eli Hendrik Sanjaya SSi MSi, Dosen Teknik Mesin Dr. Retno Wulandari, ST MT, dan Dosen Bioteknologi Dr Muh Ade Artasasta Ssi. Kemudian anggota mahasiswa terdiri dari Shinta Yuliana dan Muhammad Ali Murtadho. (Jprm3/adn)

 

Editor : Neny Fitrin
#Universitas Negeri Malang #um #Limbah #bioteknologi #batik