MALANG KOTA - Kepala SMPN 4 Malang raih juara 3 seleksi dan apresiasi guru dan tenaga kependidikan Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Timur 2023. Lomba diikuti 1.000 peserta se-Indonesia. Mulai guru, kepala sekolah (kasek), dan pengawas tingkat TK, SD sampai SMP.
Dari Kota Malang, sendiri untuk kasek yang berpartisipasi adalah SMPN 4 dan SMPN 18. Seleksi awal dilakukan tahapan pengumpulan program dan presentasi secara online. Setelah itu, dilakukan seleksi dan terpilih 10 besar perwakilan Jawa Timur. Nantinya akan diambil 3 besar. Terbaik satu akan berkompetisi kembali ke tingkat Nasional.
Kepala SMPN 4 Malang Dr Pancayani Dinihari MPd mengatakan, pihaknya mengangkat tema “Penggunaan Metode TIK-TOK-ER untuk Mewujudkan Eksistensi Prestasi PPST”. Metode ”Tiktoker” terbagi menjadi 3 tahap. Yakni perencanaan, aksi, dan evaluasi.
Tahap perencanaan terdiri atas T = telaah tujuan. I= inovasi program, dan K= kembangkan SDM (TIK). Untuk tahap aksi terdiri atas T=tindakan langsung, O= organisasi tim, dan K= kolaborasi (TOK). Sedangkan, tahap evaluasi terdiri atas E= evaluasi kinerja dan R= refleksi (ER).
Untuk metode “TIK”, SMPN 4 melakukan telaah tujuan sekolah dengan penyesuaian kebijakan menggunakan sistem kurikulum Satuan Kredit Semester (SKS) dan memperbaiki visi- misi sekolah. Lalu, ada inovasi program berkelanjutan dengan program diferensiasi kurikulum (PRODEKU), metronom, fastavalia, metronomelite, dan outing class P5 kurikulum merdeka.
Sedangkan metode “TOK” dilakukan tindak lanjut perencanaan kebijakan berdasar keputusan antara sekolah dengan komite.
Terakhir, metode “ER” ARVEGATU melakukan evaluasi berkala di tiap kegiatan sebagai bahan evaluasi dan pemetaan untuk menghasilkan program terbaik. Lalu, refleksi program dengan memberikan saran dari evaluasi yang sudah dilakukan, dari hasil tersebut didiskusikan bersama dengan tim dan orang tua.
Kepala SMPN 4 Malang Dr Pancayani Dinihari MPd berharap agar prestasi tersebut bisa memotivasi sekolah dan kasek untuk berani keluar dari zona nyaman. ”Agar seluruh prestasi siswa, mulai akademik sampai non-akademik bisa terfasilitasi sekaligus membanggakan bagi wali murid telah menyekolahkan anaknya di tempat yang tepat,” kata dia. (bes/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana